slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Mrt Mulai Kaji Pembangunan Jalur Kembangan-balaraja

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai melakukan kajian mengenai pembangunan MRT lintas Timur-Barat Fase 2 nan menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

Hal itu ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Banten mengenai pengembangan MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 rute Kembangan-Balaraja pada Rabu (4/2) lalu.

Direktur PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan kajian tersebut diperkirakan selesai dalam waktu 8 sampai 10 bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang tadi ditandatangani adalah dalam rangka untuk membikin kajian dulu. Kajian itu kurang lebih sekitar antara 8 sampai 10 bulan selesai," ujar Tuhiyat usai penandatangan MoU di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ada tiga perihal nan bakal dikaji, ialah kelembagaan, keuangan, kemudian teknis.

Tuhiyat berambisi kajian ini dapat membantu kelancaran perencanaan pelembagaan dan finansial dalam pembangunan jalur sejauh 30 kilometer (km) tersebut.

"Harapannya studi ini dapat membantu Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk kelancaran perencanaan, baik perencanaan kelembagaan maupun perencanaan finansial di Lintas Timur-Barat fase kedua kurang lebih sepanjang 30 kilometer dari Kembangan menuju Balaraja," ujar Tuhiyat.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Nota Kesepahaman ini krusial guna memudahkan pembangunan nan berorientasi Transit Oriented Development (TOD) dengan para pengembang.

Selain itu, Pramono juga mengatakan perihal ini bakal meringankan kedua wilayah dalam perihal pembiayaan pembangunannya.

"Yang kedua tentunya, ini semacam simbiosis mutualisme, saling menguntungkan antara Pemerintah Jakarta, Pemerintah Banten, Pengembang, dan MRT sendiri dalam perihal pembiayaan dan sebagainya," katanya.

Terkait kajian proyek baru itu, Gubernur Banten Ahmad Soni berterima kasih ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lantaran mau bekerja sama dalam perihal transportasi.

"Saya mau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jakarta nan terus membujuk kami dalam sebuah upaya menciptakan moda pengelolaan moda transportasi di wilayah perbatasan," ujar Soni.

[Gambas:Video CNN]

(fam/sfr)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru