Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei sebagai boneka Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan tidak bisa tampil di publik.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam konferensi pers setelah pemerintah Iran merilis pernyataan atas nama Mojtaba yang dibacakan oleh seorang presenter televisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah menyingkirkan tiran lama, dan tiran baru yang merupakan boneka IRGC, tidak bisa menunjukkan wajahnya di depan publik," kata Netanyahu, dikutip News 18.
Pemimpin Tertinggi baru Iran itu belum pernah muncul di depan publik sejak dipilih menduduki jabatan itu dan dilaporkan mengalami luka pada awal perang.
Dalam konferensi pers itu, Netanyahu menyatakan sejumlah ilmuwan nuklir terkemuka Iran tewas dalam serangan Israel selama konflik berlangsung.
Selain itu ia juga menyampaikan pesan kepada rakyat Iran dan mengatakan saat untuk menempuh jalan baru menuju kebebasan semakin dekat.
"Pada akhirnya, semuanya bergantung pada kalian. Masa depan itu ada di tangan kalian," ujarnya.
Pada Kamis (12/3), Mojtaba Khamenei, untuk pertama kalinya muncul di hadapan publik dan bersumpah akan membalas Amerika Serikat dan Israel.
"Kami akan membalas darah para martir kami," kata Mojtaba, dikutip Al Jazeera.
Mojtaba mengatakan Iran akan terus menggempur pangkalan AS di negara Timur Tengah.
"Pembalasan adalah prioritas, sampai sepenuhnya tercapai," imbuh Mojtaba dalam pernyataan yang disiarkan di stasiun televisi pemerintah Iran.
Selain itu, Mojtaba menyerukan persatuan nasional dan menyebutkan Selat Hormuz akan terus ditutup untuk menekan musuh-musuh Iran.
(rnp/bac)
Add
arsenic a preferred root connected Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·