slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Niat Sholat Sunnah Sebelum Dan Sesudah Sholat Fardhu Disertai Artinya

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Niat sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu perlu diketahui umat Islam dan dibaca saat hendak mengerjakannya, agar ibadah sah dan diterima oleh Allah Swt.

Sholat sunnah sebelum alias sesudah sholat fardu sendiri disebut juga dengan sholat rawatib. Tujuannya untuk menyempurnakan kekurangan nan mungkin terjadi dalam sholat wajib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk lebih jelasnya, berikut referensi dari niat sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu dilengkapi makna dan keutamaanya.

Bacaan niat sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu

Sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu alias disebut sholat rawatib adalah ibadah nan bermaksud untuk menyempurnakan kekurangan nan mungkin terjadi dalam sholat wajib.

Sholat rawatib terdiri dari empat rakaat qabliyah Zuhur, dua rakaat bakdiyah Zuhur, dua rakaat bakdiyah Magrib, dua rakaat bakdiyah Isya, dan dua rakaat qabliyah Subuh.

Sholat rawatib qabliyah adalah sholat nan dilaksanakan sebelum sholat fardhu. Sementara shoat bakdiyah pelaksanaannya setelah sholat fardhu. Melansir laman NU Online, berikut referensi niat sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu.

1. Niat sholat rawatib Subuh

Sholat rawatib Subuh dilaksanakan sebelum sholat fardhu, berikut referensi niatnya:

Ushallî sunnatas subhi rak'ataini qabliyyatan lillâhi ta'âlâ

Arrtinya: "Saya sholat sunnah qabliyah Subuh dua rakaat lantaran Allah taala."

2. Niat sholat rawatib Zuhur

Untuk sholat rawatib Zuhur, ada nan dilaksanakan sebelum dan sesudah sholat fardhu. Bunyi niatnya sebagai berikut:

Ushallî sunnatad dhuhri arba'a raka'âtin/rak'ataini qabliyyatan/ba'diyatan lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Saya sholat sunnah qabliyah/ba'diyah Zuhur empat rakaat/dua rakaat lantaran Allah taala."

3. Niat sholat rawatib Asar

Sholat sunnah rawatib pada waktu Asar pun bisa dilaksanakan sebelum dan sesudah sholat wajib. Anda bisa membaca niat ini ketika hendak menunaikannya:

Ushallî sunnatal ashri arba'a raka'âtin/rak'ataini qabliyyatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya sholat sunnah qabliyah Asar empat rakaat/dua rakaat lantaran Allah taala."

4. Niat sholat rawatib Magrib

Berikut bunyi niat sholat rawatib pada waktu Magrib:

Ushallî sunnatal Maghrib rak'ataini qabliyyatan/ba'diyatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya sholat sunnah qabliyah/badiyah Maghrib dua rakaat lantaran Allah taala."

5. Niat sholat rawatib Isya

Untuk sholat rawatib Isya dianjurkan dilaksanakan setelah alias bakda sholat fardhu. Bunyi niatnya adalah sebagai berikut:

Ushallî sunnatal Isya' rak'ataini qabliyyatan/ba'diyatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya sholat sunnah qabliyah/badiyah Isya dua rakaat lantaran Allah taala."

Keutamaan sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu

Untuk mengetahui keistimewaan sholat sunnah tersebut, dapat dilihat dari sabda nan diriwayatkan oleh Hadis Riwayat Muslim berikut:

عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ أُمِّ المُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشَرَةَ رَكْعَةً فِي يَومٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

وَفِي رِوَايَةٍ: «تَطَوُّعاً.

Artinya: Dari Ummu Habibah, Ummul Mukminin radhiyallahu 'anha, dia berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa melakukan sholat dua belas rakaat dalam sehari semalam niscaya dibangunkan sebuah rumah baginya di surga." (HR. Muslim. Dalam suatu riwayat disebut, "Sholat tathawwu', sholat sunnah"). [HR. Muslim, no. 728, 101]

Keutamaan sholat rawatib adalah dapat penyempurna sholat fardhu. Sholat sunnah rawatib berpengaruh terhadap nasib ukhrawi seseorang. Sebab, tolok ukur awal Allah Swt menilai hambahNya adalah melalui sholatnya.

Jika sholatnya baik, maka bakal dilanjutkan menuju penilaian kebaikan ibadah lainnya. Apabila tidak, Allah tidak memandang kebaikan lain untuk memutuskan nasib ukhrawi hambanya, sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut:

إن فريضة الصلاة والزكاة وغيرهما إذا لم تتم تكمل بالتطوع

Artinya: Sholat fardu, zakat, dan kewajiban-kewajiban lain jika tetap tidak sempurna, maka dapat disempurnakan dengan nan sunnah.

Itulah niat sholat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu nan dapat Anda lafalkan dan keutamaannya. Semoga bermanfaat.

(san/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru