Jakarta, CNN Indonesia --
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengusulkan agar pengajuan sertifikat legal turut disertai tanggungjawab penggunaan jasa finansial syariah dalam aktivitas bisnisnya.
Usulan itu bermaksud memperkuat integrasi antara industri legal dan sektor finansial syariah.
Kepala Departemen Pengaturan & Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah OJK Ayahandayani mengatakan saat ini sertifikasi legal belum mewajibkan pelaku upaya menggunakan jasa finansial syariah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, kondisi tersebut membuka ruang untuk mendorong keterkaitan antara ekosistem industri legal dengan pembiayaan syariah agar rantai bisnisnya lebih terintegrasi.
"Nah, ini bisa menjadi suatu ruang gimana agar dalam perihal sertifikasi legal itu, kelak bisa juga berapa persen mereka juga kudu mempunyai ataupun menggunakan lembaga jasa finansial syariah," ujar Ayahandayani saat berbincang dalam aktivitas CNN Indonesia Forum Ekonomi Syariah di Gedung Transmedia, Jakarta, Kamis (9/4).
Dalam aktivitas sama, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengungkap literasi finansial syariah Indonesia sudah dalam nomor nan membaik, tetapi tingkat inklusinya tetap tergolong rendah.
Mengacu pada info OJK, Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat mengatakan tingkat literasi finansial syariah Indonesia mencapai 43 persen.
Ia juga menyampaikan indeks literasi ekonomi syariah berasas info Bank Indonesia berada di level 50,18 persen.
Meski demikian, Emir menuturkan tingkat inklusi finansial syariah dari nomor literasi 43 persen tersebut tetap rendah, ialah sekitar 13 persen.
"Berarti kan di sini tetap ada gap antara literasi dan juga inklusi," kata Emir.
Menurut Emir, rendahnya inklusi disebabkan belum optimalnya integrasi antara finansial syariah dan industri halal.
Padahal, ekosistem nan terintegrasi semestinya terjadi ketika industri legal dibiayai menggunakan finansial syariah.
"Keuangan syariahnya bisa membiayai nan halal. Itu nan perlu kita arahkan kembali,"ujar Emir.
CNN Indonesia menggelar CNN Indonesia Forum Ekonomi Syariah dengan tema 'Menjaga Kehalalan Praktik Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia' pada hari ini, Kamis (9/4).
Forum tersebut digelar di Studio 2 CNN Indonesia , Gedung Transmedia Jalan Kapten Tendean Kav 12-14A Jakarta 12790 pada pukul 10.00-12.30.
Sejumlah narasumber nan berbincang di forum tersebut antara lain K.H. Ma'ruf Amin nan merupakan Bapak Ekonomi Syariah dan Wakil Presiden RI 2019-2024.
Selain Ma'ruf Amin, pembicara lainnya adalah Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Dadang Muljawan, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, serta Wakil ketua Dewan Syariah Nasional Solahuddin Al Ayubi.
[Gambas:Youtube]
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·