CNN Indonesia
Senin, 16 Feb 2026 05:30 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa karakter kepintaran emosional nan tinggi pada anak. (istockphoto/track5)
Jakarta, CNN Indonesia --
Anak nan pandai tak hanya bisa dilihat dari kecerdasan intelektualnya (IQ) saja, melainkan juga dari kepintaran emosionalnya (EQ). Lantas, seperti apa karakter kepintaran emosional nan tinggi pada anak?
Dalam psikologi, EQ (emotional quotient alias kepintaran emosional) merujuk pada keahlian seseorang untuk mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi diri sendiri secara efektif, serta mengenali dan memengaruhi emosi orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai orang tua, tentunya kita menginginkan banyak perihal nan baik untuk si kecil. Selain kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan, kita juga menginginkan anak menjadi seseorang nan cerdas.
Salah satu langkah untuk membantu anak meraih itu semua adalah mengembangkan keahlian dan kepintaran emosional mereka.
Ciri kepintaran emosional nan tinggi pada anak
Mengembangkan kepintaran emosional pada anak bisa dilakukan dengan beragam cara. Namun umumnya, ada beberapa karakter kepintaran emosional nan tinggi pada anak, nan bisa dijadikan patokan orang tua.
Berikut di antaranya, merangkum beragam sumber.
1. Emosi nan stabil
Mengutip Parent Circle, anak dengan kepintaran emosional nan tinggi condong lebih stabil dan seimbang dalam mengekspresikan emosi. Mereka tidak bakal menunjukkan emosi positif seperti senang maupun emosi negatif seperti marah secara ekstrem.
Anak nan mempunyai kepintaran emosional tinggi bisa menghadapi situasi nan paling susah sekalipun dengan tenang. Mereka tidak mudah mengalami perubahan suasana hati (mood swing) dan mudah beradaptasi.
2. Empati nan besar
Kecerdasan emosional nan tinggi melibatkan keahlian untuk menempatkan diri pada posisi orang lain dan mengidentifikasi apa nan dirasakan orang tersebut.
Kemampuan untuk memahami emosi orang lain bakal membantu memahami individu, kebutuhan, dan masalah mereka dengan lebih baik. Empati adalah komponen kunci dari keahlian sosial dan membantu membangun hubungan antarmanusia.
3. Sopan
Ilustrasi. Sopan, salah satu karakter kepintaran emosional nan tinggi pada anak. (iStockphoto/PeopleImages)
Anak nan pandai emosi dapat mengungkapkan permintaan tolong, maaf, dan terima kasih dengan baik kepada orang lain. Mereka lebih sopan dalam perkataan dan tindakan, serta berhati-hati untuk tidak menyinggung emosi orang lain.
4. Pendengar nan baik
Mengutip CNBC, anak-anak nan pandai secara emosional biasanya seorang pendengar nan baik. Mereka dapat menangkap 'isyarat' nan mungkin terlewatkan oleh orang lain.
Saat ada nan bercerita kepada mereka, anak-anak dengan EQ nan tinggi tidak hanya mendengarkan, tapi juga memperhatikan dan menangkap emosi di kembali kata-kata orang tersebut. Mereka juga bakal mengusulkan pertanyaan dan menunjukkan rasa mau tahu nan tulus.
5. Kesadaran diri
Anak nan pandai secara emosional mempunyai pemahaman tentang diri mereka sendiri (self-awareness). Mereka menyadari kekuatan dan kelemahan mereka, keberhasilan dan kekurangan mereka, serta minat dan hal-hal nan mau mereka hindari.
6. Pandangan nan positif
Mereka tidak menyimpan dendam alias menyimpan emosi jelek terhadap orang lain. Mereka optimistis dalam sikap dan pandangan mereka. Optimisme ini tercermin dalam daya positif nan terpancar dari mereka dan menyebar ke orang-orang di sekitar mereka.
7. Open-minded
Memiliki kepintaran emosional nan tinggi melibatkan keterbukaan terhadap perubahan dan keterbukaan terhadap ide-ide orang lain.
Hal ini memerlukan pandangan nan luas, serta terbuka kepada banyak orang dan beragam perihal dengan pikiran terbuka.
Itulah ciri-ciri kepintaran emosional nan tinggi pada anak. Semoga bermanfaat.
(pua/asr)
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·