CNN Indonesia
Senin, 12 Mei 2025 16:25 WIB
Ilustrasi. Panasonic Indonesia menegaskan tak ikut terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) 10 ribu tenaga kerja nan berjalan di level global. (iStockphoto/winhorse)
Jakarta, CNN Indonesia --
Panasonic Indonesia menegaskan tak ikut terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) 10 ribu tenaga kerja nan berjalan di level global.
"Yang bisa disampaikan dulu adalah rilis Panasonic tersebut [PHK 10 ribu karyawan] tidak termasuk Indonesia," tegas Vice President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia Daniel Suhardiman kepada CNNIndonesia.com, Senin (12/5).
Namun, Daniel belum bisa merinci dampaknya lebih lanjut terhadap keberlangsungan industri di tanah air. Ia menegaskan, Panasonic Indonesia tetap menyiapkan keterangan resmi untuk merespons berita PHK dunia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isu PHK massal itu juga dikomentari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Ia menyatakan pekerja di tanah air was-was menanti kepastian dari akibat PHK 10 ribu tenaga kerja perusahaan Jepang tersebut.
Iqbal mengatakan, saat ini ada sekitar 7 ribu - 8 ribu pekerja Panasonic di Indonesia. Para pekerja itu tersebar di tujuh pabrik, ialah dua di DKI Jakarta, dua di Bekasi, satu di Bogor, satu di Pasuruan, dan satu lagi di Batam.
"Buruh Panasonic di Indonesia saat ini diliputi kekhawatiran. Jangan sampai kebijakan PHK dunia dijadikan argumen untuk melakukan PHK massal di Indonesia, apalagi terhadap pekerja nan statusnya perjanjian alias outsourcing. Pemerintah kudu segera bertindak, jangan menunggu gejolak," jelas Iqbal dalam rilisnya.
Pria nan juga menjabat sebagai Presiden Partai Buruh itu mengatakan, jenis industri dari pabrik Panasonic di Indonesia beragam. Ini meliputi pabrik baterai, perangkat kesehatan, peralatan rumah tangga, sampai pengedaran elektronik.
KSPI lampau mendesak Kementerian Ketenagakerjaan dan pemerintah wilayah setempat segera mengantisipasi PHK. Salah satunya melalui perbincangan dengan manajemen Panasonic dan serikat pekerja demi memastikan perlindungan hak-hak buruh.
"Kita minta ada audit dan pengawasan ketat, serta agunan bahwa pekerja tidak menjadi korban dari keputusan upaya global," tandasnya.
Mengutip Reuters, Panasonic Holdings saat ini mempunyai 228 ribu pekerja di seluruh dunia. PHK nan merupakan bagian dari restrukturisasi ini diharapkan bisa mengerek profitabilitas di masa mendatang.
Sedangkan biaya PHK 10 ribu tenaga kerja alias restrukturisasi ini diperkirakan menghabiskan 130 miliar yen alias setara Rp14,69 triliun (asumsi kurs Rp113 per yen Jepang).
(skt/asr)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·