slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Para Pejabat Hingga Staf Vatikan Disumpah Sebelum Conclave Dimulai

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 06 Mei 2025 08:10 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --

Para pejabat dan staf yang terlibat dalam pemilihan Paus baru mengucap sumpah kerahasiaan di Kapel Pauline pada Minggu (5/5) atau dua hari jelang Conclave.

Sumpah tersebut bertujuan untuk memastikan integritas pemilihan Paus baru, demikian dikutip Vatican News.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Camerlengo Gereja Roma Suci Kardinal Kevin Joseph Farrell memberi tahu ke pejabat dan staf betapa penting sumpah itu.

Mereka yang disumpah yakni Sekretaris Dewan Kardinal, Master Perayaan Liturgi Kepausan, tujuh maestro upacara kepausan, pastor yang dipilih kardinal yang memimpin Konklaf untuk membantunya, dua biarawan Augustinian yang ditugaskan di Sakristi Kepausan, biarawati untuk pengakuan dosa, dokter dan perawat medis, usability assistance Istana Apostolik, staf yang mengurus makan dan kebersihan, staf layanan teknis, staf logistik, hingga pasukan keamanan seperti kolonel dan politician Garda Swiss Kepausan.

Setelah diberi instruksi soal sumpah, mereka mengucapkan dan menandatangani look yang ditentukan di hadapan Kardinal Farrell, dengan dua protonotari apostolik bertindak sebagai saksi.

Sumpah ini mencakup janji khidmat menjaga kerahasiaan mutlak mengenai semua hal yang secara langsung atau tidak langsung terkait dengan pemungutan suara dan pemeriksaan untuk pemilihan Paus, kecuali secara tegas diizinkan Paus yang baru terpilih atau penggantinya.

Selain itu, sumpah tersebut menegaskan kembali larangan penggunaan alat perekam audio dan video, dengan ancaman hukuman ekskomunikasi latae sententiae yang hanya berlaku bagi Takhta Suci.

Conclave akan digelar pada 7 Mei mendatang. Tercatat ada 133 kardinal elektor yang terlibat dalam menentukan Paus baru.

Para kardinal itu berasal dari berbagai negara dan 80 persen di antaranya dari world southbound atau negara berkembang.

Sebelum conclave dimulai, para kardinal juga akan disumpah untuk menjaga rahasia proses pemilihan Paus.

(isa/bac)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru