CNN Indonesia
Selasa, 03 Mar 2026 19:30 WIB
Park Bom menyatakan jadi korban dan dijebak sebagai pengguna narkoba demi menutupi kontroversi narkotika nan menimpa Dara 2NE1. (D-Nation Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia --
Park Bom 2NE1 menuding Sandara Park menjebaknya sebagai pengguna narkoba untuk menutupi dugaan kontroversi narkoba nan menimpanya dalam unggahan di media sosial pada Selasa (3/3).
Dalam keterangan nan ditulis tangan, seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, penyanyi tersebut menyatakan semuanya dia sampaikan untuk mengungkapkan kebenaran dan situasi nan sebenarnya terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berhati-hati agar ini tidak menimbulkan kehebohan lain, tetapi saya merasa cemas tentang obat nan dikenal sebagai Adderall. Itu bukan narkotika. Saya adalah pasien dengan ADD [gangguan defisit perhatian]," tulis Park Bom.
"Sandara Park terlibat dalam kasus narkoba dan, untuk menutupinya, membikin Park Bom menjadi pecandu narkoba," kata Park Bom dalam surat tersebut, merujuk pada dirinya sendiri dalam perspektif pandang orang ketiga.
Adderall adalah psikotropika untuk mengobati ADD dan kondisi terkait. Bahan utamanya, amfetamin, dikenal dapat meningkatkan konsentrasi, sehingga dikenal sebagai "obat belajar."
Namun, obat ini sangat adiktif dan dapat menyebabkan beragam pengaruh samping, mulai dari indikasi nan relatif ringan termasuk sakit kepala, mual, dan muntah hingga kondisi nan menakut-nakuti jiwa, seperti penyakit kardiovaskular dan serangan jantung.
[Gambas:Video CNN]
Obat itu dilarang di Korea meski bisa diresepkan di Amerika Serikat.
Park Bom pada 2010 sempat terjerat kontroversi mengimpor Adderall ke Korea melalui pos internasional tanpa mendeklarasikannya kepada bea cukai alias mendapatkan persetujuan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan.
Saat itu, jaksa menangguhkan dakwaan setelah memastikan bahwa obat tersebut telah diresepkan untuk tujuan pengobatan.
Melalui pernyataan tertulis, Park Bom sekarang meminta banyak pihak untuk menyebarkan info dirinya ketergantungan pada obat-obatan alias narkotika.
"Saya berambisi YG Entertainment, nan Hyun-suk [pendiri YG Entertainment], Teddy [produser musik] dan Lee Chae-rin [CL 2NE1] bakal berakhir melaporkan kepada pihak berkuasa bahwa Park Bom menggunakan obat melampaui dosis nan diresepkan, obat nan belum pernah dia konsumsi selama nyaris 30 tahun."
"Saya tidak sakit dan bekerja keras untuk hidup dengan baik," tuturnya seperti di awal keterangan itu.
Menanggapi klaim Park Bom, pihak Sandara Park mengatakan kepada YTN Star bahwa tuduhan tersebut "tidak berdasar."
Park Bom telah menangguhkan aktivitasnya sejak Agustus tahun lampau lantaran masalah kesehatan. Saat itu, agensinya, D-Nation Entertainment mengatakan bahwa Park Bom memerlukan waktu untuk rehat.
"Karena staf medis baru-baru ini menyarankan bahwa dia memerlukan rehat dan stabilitas nan cukup, kami mau tidak mau memutuskan untuk menghentikan aktivitasnya setelah obrolan menyeluruh."
(chri)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·