slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Pasangan Aksara Jawa: Pengertian, Fungsi, Hingga Contoh Penulisannya

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Aksara Jawa adalah sistem tulisan nan digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa. Setiap aksara pokok mempunyai pasangannya masing-masing nan berfaedah untuk mengubah aksara nan diiringinya menjadi konsonan.

Untuk lebih memahami apa nan dimaksud dengan pasangan aksara Jawa dan gimana patokan serta contoh penggunaannya, berikut penjelasannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian dan kegunaan pasangan aksara Jawa

Dikutip dari kitab Pedoman Penulisan Aksara Jawa terbitan Yayasan Pustaka Nusatama (2002), aksara Jawa alias dikenal dengan Carakan terdiri atas 20 aksara pokok nan berkarakter silabik alias kesukukataan.

Tidak seperti bahasa Indonesia nan alfabetik namalain terdiri atas satu fonem tunggal seperti a, b, c, dan seterusnya; sistem dalam aksara Jawa menggabungkan konsonan dan vokal agar dapat membentuk satu suku kata, seperti ha, na, ca, ra, ka, dan seterusnya; bukan h, n, c, r, k.

Keseluruhan 20 aksara Jawa mulai dari ha sampai nga mempunyai pasangannya masing-masing. Pasangan tiap aksara pun mempunyai patokan sendiri dalam penulisannya. Ada nan ditulis sejajar dengan aksara nan dipasanginya, dan ada pula nan diletakkan menggantung.

Fungsi pasangan aksara Jawa adalah untuk mematikan aksara nan diiringinya sehingga berubah corak menjadi konsonan murni, nan berada di tengah-tengah kata alias kalimat. Misalnya, pada kata ꦲꦏ꧀ꦱꦫ (aksara).

Huruf ꦏ (ka) pada kata aksara kudu diberi pasangan dari aksara 'sa' agar berubah menjadi konsonan. Apabila tidak diikuti pasangan 'sa', maka bakal bersuara ꦲꦏꦱꦫ (akasara).

Jadi bisa disimpulkan bahwa kegunaan pasangan pada aksara Jawa adalah untuk mematikan aksara nan dipasangi alias menjadikan aksara sebelumnya menjadi konsonan murni.


Aksara Jawa dan pasangannya

Perhatikan 20 aksara Jawa dan pasangannya masing-masing.

Aksara JawaAksara Jawa dan corak pasangannya. (Foto: Buku Pepak Bahasa Jawa oleh Febyardini Dian dkk)

Pasangan dapat dibagi menjadi beberapa golongan untuk memudahkan langkah menulis dan menghafalnya, yakni:

  1. Pasangan ca, ra, ka, da, ta, la, dha, ja, ya, ma, ga, ba, tha, nga, diletakkan di bawah aksara nan dipasanginya.
  2. Pasangan ha, sa, pa, nya diletakkan sejajar di bagian kanan aksara nan dipasanginya.
  3. Pasangan na dan wa diletakkan menggantung pada aksara nan dipasanginya.


Aturan penulisan aksara Jawa

Terdapat beberapa patokan penulisan aksara Jawa nan perlu diperhatikan, sebagai berikut.

  1. Aksara Jawa termasuk aksara silabik. Ini artinya setiap karakter mewakili konsonan dan vokal nan melekat. Jika mau menulis hanya konsonan, gunakan pasangan (apabila berada dalam satu kalimat) alias pangkon (konsonan di akhir kalimat).
  2. Penulisan aksara diletakkan dengan langkah menggantung alias menempel pada aksara nan diikutinya.
  3. Penulisan aksara Jawa dalam corak kalimat ditulis tanpa menggunakan spasi sehingga berbeda dengan penulisan huruf Latin.
  4. Arah penulisan dilakukan dari kiri ke kanan.


Contoh penggunaan pasangan aksara Jawa

Jika sudah memahami penjelasan di atas, simak contoh penggunaan pasangan aksara Jawa berikut.

  1. Tuku tahu bakso menyang Salatiga: ꦠꦸꦏꦸꦠꦲꦸꦧꦏ꧀ꦱꦺꦴꦩꦼꦚꦁꦱꦭꦠꦶꦒ
  2. Tuku wedhus telu lemu lemu: ꦠꦸꦏꦸꦮꦼꦣꦸꦱ꧀ꦠꦼꦭꦸꦊꦩꦸꦊꦩꦸ
  3. Jamune pait banget: ꦗꦩꦸꦤꦺꦥꦻꦠ꧀ꦧꦔꦼꦠ꧀
  4. Bapak ndandani mobil ing garasi: ꦧꦥꦏ꧀ꦤ꧀ꦝꦤ꧀ꦝꦤꦶꦩꦺꦴꦧꦶꦭ꧀ꦆꦁꦒꦫꦱꦶ
  5. Mangan nanas siji: ꦩꦔꦤ꧀ꦤꦤꦱ꧀ꦱꦶꦗꦶ
  6. Bocah lanang mlaku mlaku: ꦧꦺꦴꦕꦃꦭꦤꦁꦩ꧀ꦭꦏꦸꦩ꧀ꦭꦏꦸ
  7. Saiki wes rendeng: ꦱꦻꦏꦶꦮꦼꦱ꧀ꦫꦺꦤ꧀ꦝꦺꦁ
  8. Sinau tembang macapat: ꦱꦶꦤꦻꦴꦠꦼꦩ꧀ꦧꦁꦩꦕꦥꦠ꧀
  9. Wedang serbuk tanpa gula: ꦮꦺꦣꦁꦧꦸꦧꦸꦏ꧀ꦠꦤ꧀ꦥꦒꦸꦭ
  10. Masku sikile lara: ꦩꦱ꧀ꦏꦸꦱꦶꦏꦶꦭꦺꦭꦫ
  11. Mangan sego tempe karo tahu: ꦩꦔꦤ꧀ꦱꦼꦒꦺꦴꦠꦺꦩ꧀ꦥꦺꦏꦫꦺꦴꦠꦲꦸ
  12. Menyang sekolah dianter bapak: ꦩꦼꦚꦁꦱꦼꦏꦺꦴꦭꦃꦣꦶꦪꦤ꧀ꦠꦺꦂꦧꦥꦏ꧀
  13. Sholat niku tiang agama: ꦱ꧀ꦲꦺꦴꦭꦠ꧀ꦤꦶꦏꦸꦠꦶꦪꦁꦄꦒꦩ
  14. Anake kebo arane gudel: ꦄꦤꦏꦺꦏꦼꦧꦺꦴꦄꦫꦤꦺꦒꦸꦣꦺꦭ꧀
  15. Sapi niku pakane rumput: ꦱꦥꦶꦤꦶꦏꦸꦥꦏꦤꦺꦫꦸꦩ꧀ꦥꦸꦠ꧀

Itulah beberapa perihal nan perlu diketahui dari pasangan aksara Jawa, patokan penulisan, hingga contoh menuliskan pasangan aksara Jawa dalam kalimat.

(via/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru