Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv, menyatakan bahwa kesiapan pangan, terutama 9 komoditas strategis dalam kondisi kondusif dan cukup menjelang Lebaran 1447 Hijriah hingga sepekan setelah Lebaran.
Secara khusus, dia meminta pemerintah mewaspadai kenaikan nilai bahan pangan, seperti daging sapi nan saat ini melampaui nilai referensi penjualan (HAP).
"Berdasarkan Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional sampai Minggu (15/3) pagi, nilai daging sapi kualitas I di tingkat pedagang satuan nasional melampaui HAP dan mencapai Rp146.600 per kilogram (kg)," kata Rajiv dalam siaran pers, Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rajiv mengatakan, berasas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, HAP daging sapi segar/chilled di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp130 ribu per kilogram untuk paha depan, dan Rp140 ribu per kilogram untuk paha belakang.
"Lonjakan nilai daging nan melewati referensi Rp 130.000-140.000/kg tersebut kudu dibaca sebagai sinyal adanya kenaikan demand, persoalan distribusi, disparitas pasokan antardaerah, alias margin perdagangan nan berlebihan," ujar Anggota DPR RI asal dapil Jabar II itu.
Menurut Rajiv, andaikan nilai komoditas tertentu melampaui HAP, maka kondisi tersebut tidak boleh dianggap wajar dan kudu segera direspons untuk menekan lonjakan harga.
"Saya mendorong aktivitas pasar murah diperbanyak, lantaran ini menjadi salah satu solusi sigap untuk mengendalikan harga-harga nan beranjak naik menjelang lebaran," katanya.
Lebih lanjut, dia meminta masyarakat tidak cemas lantaran kondisi pangan nasional sekarang tetap aman, tidak hanya menjelang Lebaran tetapi juga setelah Lebaran,
"Masyarakat jangan khawatir, sejauh ini persediaan pangan kita cukup berlimpah. Bahkan saat ini neraca pangan 9 komoditas strategis kita hingga April 2026 dalam kondisi surplus," tutur Rajiv .
Ia mengingatkan pemerintah untuk tidak lengah setelah Lebaran. Menurutnya, Pasokan nasional memang diproyeksikan aman, tetapi stabilitas nilai dan kelancaran pengedaran kudu terus dijaga agar masyarakat tidak menghadapi beban nan lebih berat sesudah hari raya.
Rajiv memastikan bahwa Komisi IV DPR RI bakal terus mengawal kebijakan pangan agar keberhasilan pemerintah tidak hanya terlihat pada nomor neraca nasional, tetapi betul-betul dirasakan oleh masyarakat di pasar-pasar tradisional dan pusat pengedaran pangan di daerah.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·