slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Pelatih Oxford Soal Pertandingan Debut Marselino: Laga Yang Aneh

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 04 Mei 2025 06:50 WIB

Pelatih Oxford United Gary Rowett menilai pertandingan debut nan dijalani Marselino Ferdinan sebagai laga nan aneh. Marselino Ferdinan berkompetensi selama lebih dari 10 menit saat Oxford United melawan Swansea. (Dok Oxford)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Oxford United Gary Rowett menilai pertandingan debut nan dijalani Marselino Ferdinan sebagai laga nan aneh.

Oxford menutup musim kejuaraan 2024/2025 dengan menghadapi Swansea City di Stadion Swansea, Sabtu (3/5). Pertandingan berhujung dengan skor 3-3.

Dalam pertandingan tersebut, Rowett memainkan dua pemain Timnas Indonesia. Ole Romeny menjadi ujung tombak sejak menit awal. Sedangkan Marselino baru masuk pada menit ke-77 menggantikan Romeny.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sosok nan pernah bermain di Everton dan Leicester City itu, pertandingan Swansea vs Oxford cukup unik.

"Itu adalah laga nan aneh, laga nan sangat sengit. Ada banyak kesempatan dan banyak gol, dan pertandingan terakhir nan cukup seru rasanya seperti ada sesuatu di dalamnya," kata Rowett dikutip dari Oxford Mail.

"Setelah pertandingan dimulai, kedua kesebelasan mau menang dan kedua pembimbing mau menang. Saya pikir kami memulai pertandingan dengan baik, saya pikir kami menciptakan momen nan bagus di awal laga nan kandas kami manfaatkan dan itu mengecewakan," ujarnya menambahkan.

Marselino masuk pada menit ke-77 pada kedudukan 2-2. Ketika Marselino berada di lapangan, Swansea sempat mencetak satu gol pada menit ke-82 nan kemudian dibalas oleh Oxford melalui gol Przemyslaw Placheta pada menit ketiga masa injury time.

"Secara keseluruhan, kebobolan tiga gol, susah untuk mengkritik para pemain, tetapi kebobolan tiga gol dengan langkah seperti itu, menurut saya, sangat jelek dan bukan seperti nan kami biasa, tetapi juga sangat mirip dengan kami nan terus berjuang hingga akhir pertandingan dan terus mengejar sesuatu, dan terus memastikan berjuang sampai akhir."

"Mencetak gol pada menit ke-93 mungkin adalah penghargaan nan layak untuk upaya nan telah dilakukan pemain dalam jangka waktu nan lama," terang Rowett.

Oxford menyudahi musim 2024/2025 dengan menempati ranking ke-17 dari 24 kontestan bagian Championship. Skuad berjuluk The U's itu mengumpulkan 53 poin hasil dari 13 kali menang dan 14 kali seri. Sementara 19 pertandingan berhujung dengan kekalahan.

Marselino tercatat hanya sekali bermain di arena Championship, sementara Ole Romeny sudah tampil 14 kali dan mencetak satu gol.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru