slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Pemain Naturalisasi Bermasalah Malaysia Tetap Bisa Main Di Klub

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain-pemain naturalisasi timnas Malaysia yang bermasalah lantaran arsip tiruan tetap bisa bermain di level klub, baik di liga lokal maupun kejuaraan tingkat Asia.

Empat dari tujuh pemain naturalisasi tim Harimau Malaya nan tersangkut kasus arsip tiruan bermain di Malaysia Super League ialah Gabriel Palmero di klub Kuching City, serta Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel di Johor Darul Ta'zim.

Menurut Malaysian Football League (MFL) selaku operator Super League menyatakan pendaftaran keempat pemain itu sesuai dengan peraturan kompetisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MFL menyatakan Palmero, Figueiredo, Irazabal, dan Hevel telah menyelesaikan proses pendaftaran menggunakan surat identitas nan sah menurut Departemen Pendaftaran Nasional alias badan nan bertanggung jawab atas catatan kependudukan di Malaysia.

"Oleh lantaran itu, MFL menegaskan tidak ada pelanggaran peraturan dalam pendaftaran Figueiredo, Irazabal, Hevel, dan Palmero oleh klub masing-masing musim ini," tulis pernyataan tersebut.

Kendati demikian MFL mengakui keempat pemain tersebut sedang menjalani larangan bermain dalam pertandingan resmi selama 12 bulan sesuai dengan keputusan FIFA lantaran pemalsuan dokumen.

Selain pernyataan dari MFL, Datuk Seri Windsor John selaku Sekretaris Jenderal AFC juga memastikan klub tidak terpengaruh dengan balasan FIFA lantaran balasan hanya berpengaruh di tataran tim nasional.

"Kami sudah menerima berkas kasus komplit dari FIFA. Komite Disiplin [AFC] sudah memulai proses dengan Asosiasi Sepak Bola Malaysia [FAM]," kata John.

"Klub-klub dalam kejuaraan AFC sama sekali tidak terpengaruh lantaran patokan kepantasan hanya bertindak di timnas. Karena tidak ada pelanggaran peraturan apa pun... kepantasan hanya untuk tim nasional, sementara di klub-klub di AFC tidak ada kriteria kebangsaan untuk bermain," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru