Jakarta, CNN Indonesia --
Penerima faedah Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) bakal diintegerasikan untuk menjadi personil Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan pentingnya kerjasama lintas kementerian/lembaga untuk mempercepat perihal ini.
Hal ini disampaikan Ferry saat menghadiri aktivitas Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dengan Program Keluarga Harapan di Kopdes Merah Putih Ranjeng Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan tambahan dari penerima faedah PKH Kemensos menjadi personil (Kopdes Merah Putih) tentu bakal menambah partisipasi masyarakat sehingga mereka bisa berbelanja kebutuhan sehari hari mulai dari bahan pokok hingga peralatan bersubsidi pemerintah," kata Ferry dalam keterangan tertulisnya.
Hadir dalam aktivitas tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Koperasi farida Farichah, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah serta para penerima program PKH di Desa Ranjeng.
Ferry mengatakan dengan bergabungnya para penerima program PKH maka jumlah personil bakal semakin besar sehingga potensi untuk tumbuh lebih sigap semakin terbuka.
"Kopdes ini bakal menjadi instrumen pemutar duit di desa Ranjeng sehingga bakal menjadi penggerak ekonomi di sini dan secara agregat bakal mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional," ujarnya.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan bahwa penerima support sosial tidak hanya menerima perlindungan, tetapi juga diarahkan menuju pemberdayaan melalui koperasi desa. Ia menegaskan pentingnya info jeli dalam penyelenggaraan program sosial sesuai Instruksi Presiden No. 4/2025.
Melalui Kopdes Merah Putih ini, tiga strata kehidupan masyarakat bakal terakomodir seluruhnya. Lebih lanjut, dia menegaskan transformasi penerima bansos menuju personil koperasi desa menjadi suatu pilihan nan rasional.
"Kalau para penerima faedah PKH ini masuk menjadi personil Kopdes setiap akhir tahun bakal dapat SHU (Sisa Hasil Usaha). Ini dimaksudkan agar bapak ibu lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera," tegasnya.
Sementara itu Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan Desa Ranjeng adalah contoh nyata keberhasilan sinergi lintas sektor sehingga operasionalisasi Kopdes Merah Putih dapat melangkah dengan baik.
"Kopdes ini menjadi perangkat nan jeli dalam upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat betul-betul terjadi di desa, jadi semua kudu berpihak dengan desa dengan memberikan afirmasi melalui upaya perekonomian melalui Kopdes," kata Yandri.
Ia berambisi setelah Kopdes Merah Putih beraksi di setiap desa, pemerintah wilayah dapat melakukan pertimbangan nan lebih mendalam mengenai perizinan baru pendirian gerai minimarket. Namun bagi minimarket nan sudah ada dan beroperasi, Mendes menegaskan untuk tetap menjalankan aktivitas bisnisnya.
"Mari kita sukseskan Kopdes ini dari, oleh, dan untuk rakyat lantaran sekurang-kurangnya 20 persen seluruh keuntungannya bakal kembali sebagai pendapatan desa," kata Yandri.
(tim/sur)
[Gambas:Video CNN]
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·