Jakarta, CNN Indonesia --
Pengamat sepak bola nasional, Anton Sanjoyo alias Bung Joy menyebut Amerika Serikat (AS) semestinya malu jika Iran memboikot Piala Dunia 2026.
Iran melalui Menteri Olahraga, Ahmad Donyamali menyebut Team Melli, julukan timnas Iran, tak bisa ikut Piala Dunia 2026 setelah serbuan AS-Israel nan mengakibatkan pemimpin tertinggi Ali Khamenei meninggal bumi pada 28 Februari lalu.
"Kalau Iran mengundurkan diri, Amerika [Serikat] harusnya malu lantaran tidak layak menjadi tuan rumah," kata Bung Joy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (13/3).
"Jadi biarkan mereka [Iran] memboikot Piala Dunia, saya rasa itu jalan terbaik. Karena tidak ada nilai nan lebih mahal dari nyawa," dia menambahkan.
Bung Joy menyoroti sikap FIFA nan tak segalak ketika memberi hukuman kepada Russia setelah menyerang Ukraina. Menurutnya, sikap Iran bakal membentuk sikap negara-negara lain dan persepsi terhadap badan sepak bola dunia.
"Secara turnamen mungkin tidak bakal berdampak. Tapi ini bakal ada kemandang dan gaung kepada para pengambil keputusan dunia. Kita lihat ketika Rusia menyerang Ukraina juga ada sikap-sikap seperti ini. Tapi kenapa hanya kepada Rusia?" ujarnya.
Lebih lanjut, Bung Joy beranggapan Iran sudah mempertimbangkan akibat jika pada akhirnya FIFA memberi hukuman. Ada akibat denda hingga dicoret dari turnamen berikutnya jika sebuah negara mundur dari Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iran juga sudah memikirkan jauh-jauh hari jika mereka bakal kena sanksi. Jadi hukuman itu sebetulnya kan kita kudu melihatnya secara general. Jadi jika misalnya alasannya perang, saya setuju [Iran mundur]," ucapnya.
"Tapi jika ada negara nan tidak mau masuk ke Amerika lantaran urusan politik alias like and dislike serta urusan politik luar negeri, silakan saja dihukum. Tapi ya, Iran bisa saja kena balasan lantaran ada patokan FIFA di situ," tuturnya menegaskan.
[Gambas:Video CNN]
(ikw/jal)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·