Jakarta, CNN Indonesia --
Menguap merupakan salah satu jenis perubahan bentuk benda nan terjadi di sekitar kita. Materi tentang perubahan bentuk barang ini apalagi sudah dikenalkan sejak bangku sekolah dasar.
Pelajari pengertian menguap, proses terjadinya, dan contoh peristiwa menguap dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menguap, Anda tentu tidak asing dengan perubahan bentuk barang alias unsur lainnya seperti membeku, mencair, dan menyublim.
Dari semua itu, menguap menjadi perubahan bentuk nan sering kita alami.
Agar Anda lebih memahami proses ini secara utuh, berikut penjelasan tentang pengertian dan contoh dari peristiwa menguap.
Pengertian menguap
Perubahan bentuk barang menguap sebenarnya cukup mudah dimengerti.
Melansir kitab Panduan Belajar dan Evaluasi Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI kelas 4, menguap adalah perubahan bentuk dari air menjadi gas (uap air).
Sementara mengutip kitab Cara Mudah Menghadapi Ujian Akhir Sekolah 2007 SD nan ditulis oleh Tim Matrix Media Literata, menguap merupakan peristiwa perubahan bentuk unsur cair akibat menerima panas menjadi berbentuk gas alias uap.
Lalu, kenapa proses menguap bisa terjadi?
Menukil kitab Seri Pengetahuan Alam Benda nan Berubah-ubah nan ditulis oleh tim Pendidikan.id, menguap bisa terjadi lantaran proses pemanasan alias peningkatan suhu pada barang cair.
Contoh menguap dalam kehidupan sehari-hari
Peristiwa menguap dapat Anda temukan dalam kehidupan sehari-hari. Merujuk kitab Kuark Kelas Olimpiade, ada beberapa contoh peristiwa menguap, antara lain sebagai berikut.
1. Proses penguapan terjadi saat memasak air
Ketika kita memasak air di atas kompor, air menerima panas dari api. Semakin lama dipanaskan, suhu air bakal naik hingga mencapai titik didih.
Pada titik ini, molekul-molekul air bergerak semakin sigap dan mulai berubah menjadi uap. Uap inilah nan terlihat seperti asap keluar dari permukaan air mendidih.
Proses tersebut merupakan contoh penguapan nan disebabkan oleh panas dari sumber buatan, ialah api.
2. Peristiwa penguapan nan disebabkan oleh panas bumi
Di beberapa wilayah, seperti wilayah pegunungan vulkanik alias dekat sumber air panas alami, penguapan bisa terjadi lantaran panas nan berasal dari dalam bumi.
Misalnya, di kawah gunung berapi alias di permukaan kolam air panas, kita bisa memandang uap air naik ke udara.
Hal itu terjadi lantaran suhu air di tempat tersebut cukup tinggi akibat daya panas dari dalam bumi nan mendorong air berubah menjadi uap.
3. Air laut nan menguap lantaran panas matahari
Penguapan juga terjadi secara alami di permukaan laut akibat sinar matahari. Ketika sinar mentari menyinari laut, panasnya diserap oleh air laut. Akibatnya, sebagian air berubah menjadi uap air dan naik ke atmosfer.
Proses ini pun menjadi bagian dari siklus air, lantaran uap air nan naik ke langit nantinya bakal membentuk awan dan turun kembali sebagai hujan.
4. Menjemur pakaian
Peristiwa menguap terjadi pula dalam aktivitas menjemur pakaian. Saat busana basah dijemur di bawah sinar mentari alias di tempat berangin, air nan menempel pada kain bakal menerima panas dari sinar mentari dan daya dari udara sekitar.
Energi panas ini membikin molekul-molekul air bergerak lebih cepat, lampau berubah menjadi uap air dan naik ke udara. Inilah alasannya busana nan semula basah bisa menjadi kering setelah dijemur.
5. Keringat di tubuh
Tubuh manusia bakal mengeluarkan keringat ketika suhu tubuh meningkat, seperti saat berolahraga alias berada di tempat panas.
Keringat itu keluar ke permukaan kulit, lampau menyerap panas dari tubuh dan lingkungan. Setelah itu, keringat bakal menguap menjadi uap air.
Proses penguapan ini sebenarnya membantu tubuh mendinginkan diri. Jadi, selain sebagai contoh penguapan, keringat juga berkedudukan krusial dalam menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Demikian ulasan tentang menguap sebagai salah satu perubahan bentuk benda. Semoga bermanfaat.
(san/fef)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·