tim | CNN Indonesia
Jumat, 23 Mei 2025 18:25 WIB
Letjen (Purn.) Djaka Budhi Utama mengaku sudah mengusulkan pengunduran diri dari TNI sebelum dilantik menjadi kepala jenderal bea dan cukai. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI).
Jakarta, CNN Indonesia --
Letjen (Purn.) Djaka Budhi Utama mengaku sudah mengusulkan pengunduran diri dari TNI sebelum dilantik menjadi kepala jenderal bea dan cukai Kementerian Keuangan.
Djaka mengatakan telah mengirim surat pengunduran diri sejak 2 Mei. Menurutnya, proses pensiun sedang diurus oleh Mabes TNI.
"Baru proses pengunduran diri. Pengunduran diri terhitung mulai tanggal 2. Nanti disetujui oleh presiden, saya belum tahu," kata Djaka saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berbicara menerima petunjuk itu lantaran penunjukan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, penunjukan itu disampaikan melalui Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.
Djaka menilai penunjukan itu sebagai tugas negara. Dia menyatakan kesiapan menjalankan tugas-tugas nan diberikan Prabowo.
"Saya diperintahkan oleh Pak Prabowo untuk memastikan bahwa ataupun mengawal bea cukai, mengawal penerimaan negara, sesuai dengan nan ditargetkan oleh pemerintah," ujarnya.
Djaka sempat ditanya tentang apakah bakal ada halangan menjalani tugas dirjen bea dan cukai lantaran tak punya pengalaman di bagian penerimaan negara. Setelah mendengar pertanyaan itu, dia memilih meninggalkan awak media massa.
Sebelumnya, Prabowo mengangkat Letjen (Purn.) Djaka Budi Utama sebagai dirjen bea dan cukai Kementerian Keuangan. Penunjukan itu dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 83/TPA Tahun 2025. Djaka dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani hari ini.
Penunjukan Djaka menimbulkan pertanyaan di sejumlah kalangan. Latar belakang militer dan nihil pengalaman di bagian penerimaan negara menjadi sorotan.
"Saya memandang ini sebagai ambil alih militer dalam urusan sipil. Sangat tidak tepat penunjukan Djaka sebagai Dirjen Bea Cukai. Urusan bea cukai bukan urusan militer, tapi kemudahan administrasi," ujar Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/5).
[Gambas:Video CNN]
(dhf/agt)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·