Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berbareng Universitas Gadjah Mada (UGM) meneken Perjanjian Kerja Sama tentang pembangunan Pusat Studi Kepolisian, Rabu (4/3).
Penandatanganan kerja sama dihadiri oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, Rektor UGM, Ova Emilia beserta jejeran ketua serta para pejabat kedua instansi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggoro menyampaikan, penandatanganan kerja sama ini adalah bentuk komitmen berbareng dalam memperkuat kerjasama antara bumi akademik dan lembaga kepolisian.
"Ini merupakan manifestasi konkret dari komitmen institusional untuk memperkuat sinergisitas antara bumi akademik dan lembaga kepolisian dalam menjawab dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat nan semakin kompleks," kata Anggoro dalam keterangannya, Rabu.
Perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap profesionalisme aparatur negara, menurut Anggoro, telah menuntut adanya pendekatan kepolisian nan berbasis riset, data, dan kajian ilmiah komprehensif.
Oleh karenanya, pembangunan Pusat Studi Kepolisian harapannya bisa mewujudkan center of excellence. Fungsinya, sebagai wadah pengembangan keilmuan, penelitian terapan, serta perumusan rekomendasi kebijakan strategis di bagian kepolisian.
Kolaborasi Polda DIY-UGM ini disebut Anggoro juga bakal menjadi ruang perbincangan konstruktif antara praktisi dan akademisi. Misinya adalah menyelaraskan praktik kepolisian dengan prinsip good governance, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap kewenangan asasi manusia (HAM).
Dengan beragam aktivitas pendidikan, pelatihan, seminar, publikasi ilmiah, pusat studi ini juga diharapkan bisa berkontribusi dalam peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu juga lewat kajian kebijakan nan relevan dengan kebutuhan organisasi kepolisian.
Ova sementara menyampaikan apresiasinya kepada Polda DIY atas kepercayaan nan diberikan kepada UGM untuk mengembangkan Pusat Studi Kepolisian ini.
Kemitraan ini bagi pihaknya merupakan langkah nan sangat strategis dalam memperkuat sinergi antara pengembangan pengetahuan pengetahuan dan praktik penegakan hukum.
UGM juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pusat studi tersebut melalui kontribusi akademik, riset, serta penguatan jejaring keilmuan lintas disiplin. Sehingga, kerja sama dapat memberikan akibat positif nan berkepanjangan bagi pengembangan pengetahuan kepolisian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polda DIY dan UGM, melalui kerja sama ini optimistis dapat mendorong terbangunnya ekosistem pengetahuan kepolisian nan lebih kuat, adaptif terhadap dinamika sosial. Serta mendukung terwujudnya lembaga Polri nan ahli dan semakin dipercaya masyarakat.
(kum/wis)
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·