slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Polisi bawa Parang Ke Rumah Walkot Palopo Terkait Seleksi Direksi Pam

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Propam Polres Palopo, Sulawesi Selatan, turun tangan merespons video viral nan memperlihatkan seorang polisi datang membawa senjata tajam ke rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal.

Beredar video seorang oknum polisi datang membawa senjata tajam ke rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal hingga viral di media sosial. Kasus ini pun telah ditangani oleh Propam Polres Palopo, Sulawesi Selatan.

Selain itu, kasus ini pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian baik tindak pidananya maupun pelanggaran kode etiknya oleh Indra Lukman selaku pengemudi Wali Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu kuasa norma Pemkot Palopo, Sahrul, dalam keterangannya menyatakan diduga personil Polri itu sampai membawa parang ke rumah wali kota imbas diduga keluarganya tak terpilih dalam seleksi dewan Perusahaan Umum Daerah Tirta Mangkaluku (PAM-TM) Palopo.

"Isu keterkaitan kegagalan seleksi dewan PAM-TM dengan tindakan pelaku memang berkembang di media sosial," kata Sahrul dalam keterangannya, Kamis (30/4).

Dia menuturkan diduga oknum polisi berinisial SL itu memiliki kerabat mantan personil DPRD Kota Palopo nan ikut seleksi perusahaan wilayah tersebut. Namun dalam prosesnya, tidak sukses mengikuti tahapan selanjutnya.

"Kasus ini menyedot perhatian lantaran latar belakang family pelaku nan memang mempunyai hubungan dengan dinamika politik di Palopo," ujarnya.

Namun, kata Sahrul, kliennya tetap konsentrasi pada proses norma dugaan pengancaman terhadap pengemudi pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal nan terjadi pada saat oknum polisi datang ke rumah pribadi wali kota dengan membawa parang, Jumat (24/4) awal hari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA.

"Kami mempercayakan penuh proses ini kepada penyidik. Fokus kami adalah memastikan pengguna kami mendapatkan keadilan atas tindakan intimidasi nan dialaminya. Secara hukum, unsur pengancaman dengan senjata tajam sudah terpenuhi dalam pemeriksaan tadi," jelasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki mengatakan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh pihak propam.

"Sementara tetap proses sembari melengkapi keterangan saksi-saksi," kata Marsuki kepada CNNIndonesia.com.

Sebelumnya  Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Darma mengonfirmasi ada personil di polres itu nan diduga melakukan pengancaman dengan senjata tajam.

"Ada indikasi anggota, saat ini tetap didalami," kata Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Darma kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/4).

Dalam video viral berdurasi 2 menit 2 detik memperlihatkan seorang laki-laki nan mengendarai sepeda motor melintas di depan rumah pribadi Wali Kota Palopo. Pria itu kemudian berputar dan singgah di depan rumah sembari membawa parang.

Setelah itu berupaya membuka pintu pagar, namun terkunci sehingga hanya berteriak-teriak.

Dedi menerangkan dalam kasus ini pihaknya telah melakukan penyelidikan dan memeriksa polisi tersebut.

"Kita panggil saksi-saksi nan lain untuk memvalidasi info dan info nan ada," ujarnya.

Adapun personil polisi nan diduga membawa parang itu adalah inisial SL nan baru dipindahtugaskan di Polres Palopo. Sebelumnya, kata Dedi, SL berdinas di Polres Enrekang.

"Dari Enrekang baru pindah ke Palopo," jelasnya.

[Gambas:Youtube]

(mir/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru