slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Polisi Kantongi Bukti Cctv Pelaku Lempar Batu Bus Persik Di Kanjuruhan

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

Malang, CNN Indonesia --

Polres Malang mengaku telah mengantongi bukti CCTV tindakan pelemparan batu orang tak dikenal nan memecahkan kaca bus Persik Kediri usai laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (11/5).

Insiden pelemparan batu terhadap bus nan mengangkut pemain dan ofisial Persik Kediri terjadi usai laga lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/5/2025). Laga ini dimenangkan Persik 3-0 atas Arema.

Usai kejadian pelemparan batu tersebut, Polisi bergerak sigap memburu pelaku pelemparan nan dinilai mencoreng semangat sportivitas dalam sepak bola nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo mengatakan, pengamanan pertandingan Arema FC vs Persik Kediri secara keseluruhan telah melangkah baik dan tertib. Namun ada kejadian tak diinginkan terjadi di luar stadion.

"Pola pengamanan telah dilaksanakan sesuai rencana, hasil koordinasi dengan panpel dan stakeholder terkait. Namun kejadian pelemparan bus terjadi di luar area stadion, di ruas jalan saat bus meninggalkan lokasi," kata Danang, Senin (12/5).

Danang mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut. Aparat kepolisian telah mendalami rekaman CCTV dan keterangan saksi di sekitar letak kejadian. Proses identifikasi dan pengejaran terhadap pelaku sekarang sedang berlangsung.

"Kami langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kami pastikan proses norma bakal ditegakkan terhadap siapapun nan terlibat dalam tindakan tersebut," ucapnya.

Diketahui, kejadian terjadi saat bus nan mengangkut tim Persik Kediri melaju keluar dari komplek Stadion Kanjuruhan menuju hotel tempat mereka menginap. Namun orang tak dikenal dari pinggir jalan melempar batu.

Manajer Persik Kediri Moch Syahid Nur Ichsan menyebut, peristiwa pelemparan itu menyebabkan beberapa orang mengalami luka ringan, salah satunya adalah pembimbing tim tersebut Divaldo Alves dan asistennya.

"Official kita, pembimbing dan asisten pelatih, Divaldo dan coach Antonio. Tapi hanya serpihan pecahan kaca. Jadi enggak luka nan berat," kata Syahid.

Ketua LOC sekaligus Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia menyesalkan kejadian nan mencoreng semangat sportivitas.

"Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian nan tidak terpuji ini," kata Erwin dalam keterangan resminya.

Erwin menegaskan pihak panpel telah melakukan beragam upaya antisipatif berbareng pihak keamanan dan Aremania Utas untuk memastikan pengamanan tim tamu.

Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon mengungkapkan bahwa pengawalan telah dilakukan terhadap bus Persik hingga ke luar stadion. Namun tindakan pelemparan terjadi di luar pengawasan, diduga dilakukan oleh oknum suporter.

"Kami sudah berupaya maksimal. Tapi ada oknum nan melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," jelas Bram.

Panpel Arema FC berbareng pihak kepolisian dan komponen suporter sekarang melakukan pertimbangan menyeluruh untuk memperkuat sistem pengamanan di laga-laga berikutnya. Salah satu fokusnya adalah memperketat pengawasan di jalur luar stadion serta meningkatkan edukasi terhadap suporter.

[Gambas:Video CNN]

(frd/frd/rhr)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru