Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi menyebut pelaku penikaman mengenal sosok Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora namalain Nus Kei (59).
Dalam perkara ini polisi telah menangkap dua pelaku. Keduanya masing-masing berinisial HR (28) serta FU (36).
"Iya (pelaku kenal dengan korban)," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi saat dikonfirmasi, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Rositah belum membeberkan soal hubungan antara pelaku dan korban. Ia hanya menyebut dari pendalaman sementara, motifnya mengenai balas dendam.
"Untuk motif berasas hasil pemeriksaan adalah balas dendam," ucap dia.
Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora namalain Nus Kei, meninggal bumi setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun.
Insiden tersebut terjadi di area airport nan berada di Kecamatan Kei Kecil pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Saat kejadian, Nus Kei baru saja tiba setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.
"Terjadinya tindak pidana penikaman nan mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora namalain Nus Kei," kata Rositah.
Rositah menyebut saat kejadian, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri dari letak kejadian.
"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian," ujarnya.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka nan diderita.
"Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal bumi lantaran luka nan dialami," katanya.
(dis/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·