Jakarta, CNN Indonesia --
Bareskrim Polri menangkap buronan bandar narkoba 'Boy' namalain Abdul Wahid nan menyetorkan duit hasil narkoba Rp1,8 miliar kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.
Penangkapan dilakukan tim campuran Subdit 4 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berbareng Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) di rumah kontrakan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (12/3).
"DPO Boy sudah tertangkap," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasatgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Kevin Leleury mengatakan Boy masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) jaringan Erwin Iskandar namalain Koh Erwin di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Abdul Hamid namalain Boy berkedudukan sebagai bandar narkotika dalam jaringan Erwin Iskandar di wilayah NTB," jelasnya.
Ia menyebut Boy ditangkap setelah sukses melarikan diri dari Bima, NTB, untuk menghindari proses penegakan hukum.
"Tim campuran Subdit 4 dan Satgas NIC tetap terus melakukan pendalaman serta pengejaran terhadap pihak lain nan terlibat, termasuk terhadap seseorang nan dikenal dengan julukan 'The Doctor', nan diduga kuat sebagai pengendali utama dalam jaringan peredaran narkotika tersebut," tuturnya.
Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akhirnya menangkap KE namalain Koh Erwin, bandar narkoba nan memasok duit hingga narkoba kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.
Erwin ditangkap dalam pelarian di jalur laut terlarangan menuju Malaysia dari Tanjung Balai, Sumatera Utara. Ia juga disebut sempat melakukan perlawanan hingga kudu dilumpuhkan oleh petugas.
Jaringan Koh Erwin diketahui sempat menyetorkan duit sebesar Rp1 miliar kepada Didik melalui anak buahnya AKP Malaungi selaku Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota. Uang itu diterima Didik selama periode Juni hingga November 2025.
Saat ini Didik telah dijatuhi hukuman Pemecatan Tidak Dengan Hormat alias PTDH sebagai personil Polri. Selain itu nan berkepentingan juga langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri.
(tfq/dal)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·