Jakarta, CNN Indonesia --
Assessment Center Polri menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui aktivitas sosialisasi nan digelar di ruang Smart Center, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat wilayah (OPD) serta pejabat utama Polres Trenggalek.
Ketua Tim Assessment Center Polri, Kombes Wiwit Adisatria, mengatakan assessment merupakan instrumen krusial dalam mendukung sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis merit. Sistem ini dinilai berkedudukan dalam penyusunan talent pool, promosi jabatan, serta pengembangan pekerjaan guna mewujudkan organisasi nan ahli dan presisi.
"Assesment center Polri sudah bekerja sama dengan 18 BUMN dan BUMD, 9 Pemprov dan kurang lebih 100 Pemda/Pemkot di seluruh Indonesia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam paparannya, Wiwit juga menyampaikan sejumlah capaian nan telah diraih Assessment Center Polri. Di antaranya adalah legalisasi kategori "A" dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam standar kepantasan penyelenggara negara.
Kemudian penghargaan Rekor MURI untuk kategori assessment internal dengan asistensi terbanyak dalam lima tahun, predikat pelayanan publik kategori "A", hingga sertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu.
Ia menjelaskan, sejumlah kompetensi utama nan menjadi konsentrasi dalam assessment, baik bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun personil kepolisian, meliputi integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, pengelolaan perubahan, serta pengambilan keputusan.
Selain itu, Assessment Center Polri juga didukung akomodasi nan dinilai memadai, seperti ruang command center, empat ruang diskusi, 11 ruang wawancara, serta akomodasi pendukung bagi penyandang disabilitas, ibu menyusui, hingga area bermain anak dan ruang tunggu.
Terkait sistem kerja sama, Wiwit menjelaskan prosesnya relatif sederhana. Instansi nan berkeinginan cukup mengusulkan surat permohonan asistensi, menyusun naskah kerja sama induk maupun teknis, merancang kreasi assessment, hingga menandatangani perjanjian kerja sama (PKS).
Tahapan selanjutnya mencakup penyelenggaraan assessment, pengolahan dan kajian hasil, penyampaian rekomendasi, serta pertimbangan kerja sama.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki nan turut datang dalam aktivitas tersebut menilai kerja sama dengan Assessment Center Polri mempunyai sejumlah faedah strategis. Menurutnya, penguatan kualitas SDM menjadi aspek kunci bagi keberhasilan organisasi dalam menghadapi beragam tantangan.
"Aspek SDM tentunya menjadi aspek penting, agar organisasi alias lembaga bisa melangkah dengan baik dan bisa menjawab setiap tantangan dengan keahlian nan lebih berkualitas." ujarnya.
(ory/ory)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·