Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berapi-api menyampaikan pidato di depan para pekerja dan pekerja nan memperingati Hari Buruh Internasional di Monas, Jumat (1/5).
Dalam pidatonya, dia mengingatkan para pejabat di bawah kepemimpinannya agar membikin kebijakan nan memihak kaum buruh, nelayan, dan kaum tani, bukan hanya pengusaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo memperingatkan kepada para pejabat nan hanya bekerja memihak kepentingan pengusaha nan justru menindas kaum buruh.
"Bukan ini nan saya perjuangkan. Bukan negara nan dirampok oleh maling-maling. Saya tidak rela! Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia nan lapar. Saya tidak rela ada ibu-ibu nan tidak bisa memberi susu untuk anaknya," ujar Prabowo.
"Saya tidak rela, pejabat-pejabat pemerintah nan diberi kepercayaan oleh rakyat, justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha berengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah," tegas Prabowo dalam pidatonya.
Meski demikian, Prabowo membujuk para pekerja dan pekerja juga lebih dewasa dalam memandang para pengusaha.
"Tidak semua pengusaha serakah. Banyak nan bekerja dengan baik, banyak nan bekerja keras. Kita butuh mereka untuk ekonomi kita," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali mengingatkan para pembantu di kabinetnya mengenai kebijakan para buruh.
"Saudara-saudara menteri, jika ambil kebijakan berpikir dan bertanya apakah ini menguntungkan rakyat Indonesia? Kalau menguntungkan rakyat, laksanakan. Tidak usah ragu-ragu!" Prabowo mengingatkan menteri-menterinya.
(dhz/bac)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·