Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan jasa bus TransJakarta rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta akan segera beraksi dalam waktu dekat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan rute strategis tersebut sudah bisa melayani masyarakat sebelum Lebaran mendatang.
Pramono memperkirakan operasional perdana rute tersebut dapat dimulai pada minggu keempat Februari alias paling lambat awal Maret mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah meminta untuk sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah kudu dibuka. Jadi mudah-mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini alias di awal bulan Maret kelak bakal kami buka," ujar Pramono di hadapan media, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Pramono menjelaskan bahwa pembukaan rute tersebut tidak hanya sekedar menyediakan armada, tetapi juga memastikan kesiapan prasarana penunjang nan layak.
Ia menekankan pembangunan halte nan representatif menjadi prioritas mutlak, mengingat rute airport merupakan gerbang utama nan mempresentasikan gambaran ibu kota dan negara.
"Untuk ke Soekarno-Hatta, lantaran apapun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia, maka saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun," ujar Pramono.
Pramono menegaskan bahwa akomodasi rute airport tidak boleh dikerjakan separuh hati lantaran bakal menjadi sorotan visitor domestik maupun mancanegara.
Pramono menolak opsi penggunaan pemberhentian sementara alias bus stop sederhana, lantaran menurutnya, standar pelayanan menuju airport internasional kudu terjaga kualitasnya.
Terkait teknis operasional di lapangan, Pemprov DKI Jakarta bakal menggandeng Angkasa Pura untuk mengatur titik pemberhentian.
Pramono mengatakan, nantinya bus TransJakarta bakal melayani penumpang di tiga titik utama bandara, ialah terminal 1A, 1B, dan terminal 3.
"Jadi kelak di Soekarno-Hatta sendiri ada tiga terminal. Terminal 1A, 1B, dan pokoknya ada tiga. Tiga terminal nan bakal diberhentikan. Terminal 3," ujar Pramono.
Untuk tahap awal, Pramono menyebut pihaknya bakal mengerahkan 20 unit armada bus untuk melayani rute Blok M-Bandara Soetta. Jumlah tersebut diproyeksikan dapat mengangkut sekitar 1.950 hingga 2.000 penumpang per hari.
"Karena untuk kalkulasi awal, minimum penumpang nan bakal menggunakan, minimum ya, itu kurang lebih 2.000-an. 1.950 sampai 2.000," ujarnya.
Pramono juga membuka kemungkinan penambahan armada jika respons publik terhadap rute baru ini terus meningkat.
(kna/isn)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·