Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat berbareng delapan ketua fraksi di DPR untuk membahas tuntutan publik dalam gelombang unjuk rasa mengenai reformasi DPR, Kamis (4/9) siang.
Puan didampingi tiga Wakil Ketua DPR nan lain, ialah Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa. Sedangkan delapan fraksi tersebut yakni, PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PKS, PAN, Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru saja memimpin urun rembuk untuk transformasi DPR," kata Puan lewat keterangan tertulis.
Dari keterangannya, Puan dalam rapat menegaskan bahwa semua fraksi di DPR telah bermufakat untuk menghentikan tunjangan perumahan seluruh personil majelis senilai Rp50 juta per bulan. Pihaknya juga sepakat untuk melakukan moratorium terhadap kunjungan kerja luar negeri.
"Semua Ketua Fraksi sepakat menghentikan tunjangan perumahan bagi anggota, dan melakukan moratorium kunjungan kerja bagi personil dan komisi-komisi DPR," katanya.
Politikus PDIP itu menyatakan DPR terbuka terhadap tuntutan publik dan bakal terus evaluasi. Dia memastikan bakal memimpin sejumlah pertimbangan lain atas tuntutan masyarakat.
"Prinsipnya, kami DPR bakal terus berbenah dan memperbaiki diri. Apa nan menjadi aspirasi masyarakat pasti bakal kami jadikan masukan nan membangun," ungkap Puan.
"Saya sendiri nan bakal memimpin Reformasi DPR," imbuhnya.
Sehari sebelumnya, DPR telah menerima perwakilan 16 organisasi mahasiswa membahas situasi nasional menyusuk gelombang demo di sejumlah daerah.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad nan datang dalam audiensi itu mengungkap dua poin reformasi nan bakal dilakukan DPR, ialah mengenai penghentian tunjangan perumahan dan tunjangan serta akomodasi lain, lampau moratorium kunker luar negeri.
"Reformasi DPR bakal dipimpin langsung oleh ketua DPR, Ibu Puan Maharani untuk menjadi DPR nan lebih baik dan transparan," kata Dasco.
Dasco menjelaskan proses pertimbangan internal sebenarnya sudah mulai dilakukan sebelum forum perbincangan berbareng komponen mahasiswa hari ini. Ia menyebut pertemuan dengan perwakilan mahasiswa merupakan momentum untuk evaluasi.
"Ya kami sudah melakukan pertimbangan apalagi sebelum aktivitas hari ini Nah evaluasi-evaluasi menyeluruh dan reformasi DPR bakal dipimpin langsung oleh Ketua DPR Ibu Puan Maharani untuk menjadi DPR nan lebih baik dan transparan," tuturnya.
(thr/wis)
[Gambas:Video CNN]
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·