Jakarta, CNN Indonesia --
Janice Tjen merupakan pendatang baru di arena tenis Grand Slam, namun kiprahnya tidak bisa dipandang remeh lantaran hanya bisa disetop petenis elite.
Setelah sekian lama tak punya wakil dalam arena tenis bergengsi dunia, Indonesia sekarang mempunyai Janice nan meneruskan jejak langkah Yayuk Basuki, Wynne Prakusya, dan Angelique Widjaja.
Namanya mencuat pada semester kedua 2025 ketika bisa menembus putaran utama US Open dari babak kualifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan sekadar penggembira. Janice terbukti bisa menundukkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova, pada arena Grand Slam di Amerika Serikat tahun lalu.
Janice kandas melaju ke babak ketiga US Open lantaran kalah dari Emma Raducanu nan merupakan mantan penunggu ranking 10 besar bumi sekaligus juara US Open 2021.
Pada awal tahun ini Janice kembali berkompetensi di arena Grand Slam, tepatnya Australia Open 2026. Petenis 23 tahun itu lagi-lagi membuktikan keahlian melewati babak pertama. Janice menumbangkan Leylah Fernandez nan merupakan unggulan ke-22.
Pada babak kedua, Janice menunjukkan perlawanan alot ketika berhadapan dengan mantan petenis nomor satu bumi Karolina Pliskova. Janice kalah 4-6 dan 4-6 sehingga terhenti di babak kedua.
Sebagai pendatang baru, tindakan Janice tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan jam terbang nan lebih banyak di beragam kejuaraan-kejuaraan bergengsi, bukan tidak mungkin Janice bisa meraih hasil lebih baik pada masa nan bakal datang.
[Gambas:Video CNN]
(nva/sry)
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·