Makassar, CNN Indonesia --
Polisi Iptu N ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tewas saat membubarkan tindakan tawuran senjata mainan berpeluru jeli di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Iya betul (sudah ditetapkan sebagai tersangka)," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/3).
Kasus tersebut tetap ditangani Propam Polrestabes Makassar dan masih proses pengembangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu bermula saat Kapolsek Rapocini melaporkan melalui handy talky (HT) bahwa terdapat sekelompok remaja nan diduga bermain senapan mainan di jalanan.
Menurut laporan tersebut, para remaja disebut mencegat penduduk nan melintas. Bahkan, mereka diduga melakukan tindakan kekerasan seperti mendorong hingga menendang pengendara nan lewat sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Tindakan-tindakannya ini sangat meresahkan penduduk masyarakat," katanya.
Mendapat laporan itu, Iptu N langsung menuju letak kejadian (TKP). Saat tiba di lokasi, Iptu N mendapati seorang remaja berjulukan Betran tengah melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.
Melihat situasi tersebut, Iptu N turun dari kendaraan dan langsung melakukan penangkapan terhadap Betran. Dalam proses itu, Iptu N juga melepaskan tembakan peringatan.
"Begitu Iptu N turun dari mobil langsung melakukan penangkapan, pegang pelaku sembari mengeluarkan tembakan peringatan," jelasnya.
Namun, saat proses pengamanan berlangsung, Betran disebut berupaya melarikan diri dan melakukan perlawanan. Dalam kondisi tersebut, senjata api nan tetap dipegang Iptu N dilaporkan meletus dan mengenai bagian belakang tubuh korban.
"Ketika meronta, pistol nan tetap dipegang oleh Iptu N itu meletus dengan tidak sengaja," ungkapnya.
Setelah itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Grestelina untuk penanganan awal. Namun lantaran keterbatasan peralatan medis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
"Ketika sudah di Rumah Sakit Bhayangkara ini, rupanya Betran sudah meninggal dunia," pungkasnya.
(mir/gil)
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·