slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Respons Istana Soal Bareskrim Setop Kasus Ijazah Jokowi

Sedang Trending 9 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 23 Mei 2025 20:49 WIB

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi temuan Bareskrim mengenai dugaan piagam tiruan Jokowi, mengimbau konsentrasi pada perihal nan lebih produktif. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka bunyi atas hasil temuan Bareskrim Polri mengenai kasus dugaan piagam tiruan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah)

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka bunyi atas hasil temuan Bareskrim Polri terkait kasus dugaan piagam tiruan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih konsentrasi pada hal-hal nan produktif. Ia juga mengatakan pemerintah bakal menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mari kita semua betul-betul konsentrasi menjalankan tugas kita. Bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat. Kita kurangi hal-hal nan kurang produktif dan kurang berdampak," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (23/5).

Pras menyampaikan Prabowo mengatakan pemerintah saat ini lebih memilih untuk konsentrasi membangun bangsa dan negara.

Khususnya lewat program nan memberikan faedah nyata bagi masyarakat luas.

"Terkait hasil keputusan Bareskrim, kita menghormatinya. Karena konsentrasi kita bukan pada perihal itu," ucapnya.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menyetop gelar perkara laporan dugaan kepemilikan piagam tiruan Presiden Jokowi nan dilaporkan Tim Pembela Ulama dan Aktivis. Polri tidak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Polri menyatakan piagam Jokowi dari SMAN 6 Solo dan Fakultas Kehutanan UGM adalah asli.

"Antara bukti dan pembanding adalah identik alias berasal dari satu produk nan sama," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kamis (22/5).

(fra/mnf/fra)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru