Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany berbincang tentang seni memperkuat saat timnya kalah 4-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.
Pertandingan PSG vs Bayern Munchen dalam semifinal Liga Champions 2025/2026 berjalan menarik di Parc des Princes pada Rabu (29/4) awal hari WIB.
Sembilan gol tercipta dalam laga ini. PSG menang dengan skor 5-4 atas Bayern Munchen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pertandingan, pembimbing Bayern Munchen Vincent Kompany ditanya soal kualitas pertahanan timnya serta kekurangannya.
"Apa nan Anda inginkan? Saya pikir Anda telah memandang banyak pertahanan nan bagus dan intens hari ini, hanya saja selisihnya sangat, sangat kecil, dan Anda hanya punya dua cara," kata mantan bek legendaris tersebut kepada Amazon Prime nan dilansir Sportbible.
"Pilihan pertama adalah menyerang habis-habisan, alias pilihan kedua adalah mundur sepenuhnya. Cara di antara keduanya tidak efektif melawan pemain level PSG, dan juga tidak efektif melawan pemain level kami," ucap Kompany.
Kompany juga merespons tentang pendekatan permainan seperti apa nan bakal dilakukan Bayern Munchen pada leg kedua.
"Lebih banyak. Bahkan lebih banyak lagi. Kita bermain di kandang sendiri. Akan ada 75.000 orang di stadion itu. Kota ini bakal merasakan euforianya selama seminggu penuh," kata Kompany.
"Kami tidak hanya menginginkan kebisingan, kami menginginkan massa di stadion, kehadiran kekuatan di sana, dan kami membutuhkannya. Maka itu bakal menjadi tempat di mana apa pun bisa terjadi. Ini bukan stadion nan kekurangan momen-momen sukses bagi tim ini," ucap Kompany menambahkan.
[Gambas:Video CNN]
(rhr/rhr/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·