CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2025 10:35 WIB
Petani Kendeng Gun Retno. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aktivis lingkungan dari dari Masyarakat Adat Sedulur Sikep Kendeng, Gun Retno dipanggil oleh Polda Jawa Tengah (Jateng) mengenai dugaan menghalangi aktivitas tambang.
Agenda pemanggilan itu disampaikan personil Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka. Rieke menyebut Gun diminta datang untuk diperiksa pada Kamis (4/12) pagi hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Panggilan Polda Jawa Tengah terhadap Gun Retno berasas Laporan Informasi Nomor: LI/152/XI/RES.5.5./2025/Ditreskrimsus tanggal 18 November 2025," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Rieke mengatakan dalam laporan tersebut Gun diadukan oleh Didik Setiyo Utomo lantaran dinilai menghalang-halangi Kegiatan Usaha Pertambangan nan mempunyai izin.
Ia lantas menyoroti status karst Kendeng nan saat ini sudah kritis akibat penambangan kapur. Penambangan karst, kata dia, diduga kuat menyebabkan banjir, kerusakan ekosistem unik dan hilangnya mata pencaharian warga.
Rieke menjelaskan saat ini setidaknya ada 17 aktivitas pertambangan nan beraksi di Kawasan Karst Kendeng. Akan tetapi dari info Kementerian ESDM hanya 3 tambang nan terdaftar di info Momi.
"Dua diantaranya tetap Wilayah Pencadangan (WIUP) tapi anehnya sudah ada aktivitas pertambangan. Sisanya adalah tambang ilegal," tuturnya.
"Lokasi pertambangan dekat dengan permukiman warga. Dari kajian Citra nan dilakukan oleh JMPPK Total ada 31,4 hektare wilayah pertambangan," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia meminta agar seluruh pihak mengawal proses pemeriksaan nan dilakukan oleh Polda Jateng terhadap Gun. Di sisi lain, dia juga meminta agar ada evaluai dan hukuman tegas terhadap pelaku upaya tambang di area karst Kendeng.
"Mendukung Tim Reformasi Polri mengawasi dan mengawal pemeriksaan terhadap Gun Gunarto, aktivis lingungan dari Masyarakat Adat Sedulur Sikep," pungkasnya.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto untuk mengonfirmasi panggilan tersebut. Akan tetapi nan berkepentingan belum memberikan jawaban.
(tfq/wis)
[Gambas:Video CNN]
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·