CNN Indonesia
Kamis, 30 Apr 2026 11:30 WIB
Ilustrasi roller coaster di taman hiburan. (Istockphoto/bukharova)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pengunjung taman intermezo terkenal Six Flags New England di Massachusetts, Amerika Serikat (AS) mengalami momen mencekam setelah wahana roller coaster ikonik, "Superman the Ride", mendadak macet di tengah lintasan pada Jumat (24/4).
Dalam sebuah video nan viral di media sosial, para penumpang terlihat kudu menuruni tangga darurat nan sempit di sisi rel nan sangat tinggi dan curam untuk menyelamatkan diri.
Pihak taman intermezo nan menjuluki dirinya sebagai "Ibu Kota Adrenalin New England" tersebut mengonfirmasi bahwa wahana tersebut tidak menyelesaikan siklus putarannya secara normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada Jumat, 24 April, wahana tersebut tidak menyelesaikan siklus tipikalnya," tulis pernyataan resmi Six Flags New England, seperti dilansir Fox News, Kamis (30/4).
"Karyawan terlatih telah mengevakuasi seluruh tamu dari wahana dengan aman. Tim kami terus berkomunikasi dengan para tamu, dan seluruh penumpang diundang untuk kembali berjamu ke taman intermezo ini," sambungnya.
Meskipun pihak taman intermezo menyatakan proses pemindahan melangkah lancar, video nan memperlihatkan para penumpang melangkah hati-hati di ketinggian membikin netizen di platform X (sebelumnya Twitter) merasa ngeri.
Ketinggian wahana nan ekstrem memicu beragam komentar dari publik. "Saya pasti bakal mengalami serangan panik dahsyat jika berada di sana," tulis salah satu pengguna X.
Netizen lain menyoroti sungguh sulitnya proses pemindahan tersebut jika ada anak mini nan terjebak di ketinggian.
Beberapa orang netizen merasa lega lantaran posisi kereta tidak sedang terbalik saat macet. "Setidaknya mereka tidak terjebak dalam posisi terbalik. Itu betul-betul mimpi jelek saya," komentar nan lain.
Taman intermezo nan terletak di Agawam, Massachusetts ini merupakan letak Six Flags tertua di dunia. Awalnya dibuka pada tahun 1870 dengan nama Gallup's Grove sebelum akhirnya berganti nama menjadi Riverside Park, dan resmi menjadi bagian dari jaringan Six Flags pada akhir 1990-an.
Insiden teknis roller coaster ini terjadi nyaris berbarengan dengan kejadian lain di Six Flags St. Louis. Pada hari pembukaan (Sabtu, 25 April 2026), terjadi keributan besar nan melibatkan nyaris 100 remaja. Perkelahian massal tersebut memaksa polisi turun tangan untuk membubarkan massa guna menjaga keamanan visitor lainnya.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·