slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Sejarah Bom Atom Hiroshima Dan Nagasaki Pada 6 Dan 9 Agustus 1945

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejarah peledak atom Hiroshima dan Nagasaki perlu diketahui, karena peristiwa ini merupakan momen krusial nan mempunyai akibat besar bagi bumi dan juga kemerdekaan Indonesia.

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki dilakukan oleh Amerika Serikat ketika Perang Dunia II. Setelah pengeboman ini terjadi, perang dunia berhujung dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibentuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki merupakan peristiwa berhistoris nan menandai akhir dari Perang Dunia II dan awal dari era senjata nuklir.

Dihimpun dari buku Pengetahuan Sosial Sejarah dan sumber lainnya, berikut penjelasan mengenai pengeboman Hiroshima dan Nagasaki.

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

Pada 6 Agustus 1945 dan 9 Agustus 1945, dua kota di Jepang, ialah Hiroshima dan Nagasaki dijatuhkan peledak atom oleh Amerika Serikat. Insiden tersebut menewaskan puluhan ribu orang.

Peristiwa ini menjadi satu-satunya penggunaan senjata nuklir dalam peperangan hingga saat ini, dan dampaknya sangat besar, baik secara militer, politik, maupun kemanusiaan.

Sejarah peledak atom Hiroshima dan Nagasaki dimulai dari keputusan Amerika Serikat untuk mengakhiri Perang Dunia II dengan cepat.

Meskipun Jerman telah menyerah pada Mei 1945, Jepang tetap memperkuat dan menolak menyerah meskipun sudah terdesak secara militer.

Amerika Serikat cemas bahwa invasi darat ke Kepulauan Jepang bakal menelan jutaan korban jiwa dari kedua belah pihak.

Dalam situasi ini, Presiden Harry S. Truman dan para penasihatnya memutuskan untuk menggunakan senjata nuklir nan telah dikembangkan melalui Proyek Manhattan, sebuah program rahasia nan menghasilkan peledak atom pertama di dunia.

Pada 6 Agustus 1945, pesawat pembom B-29 berjulukan Enola Gay menjatuhkan peledak atom pertama nan dijuluki "Little Boy" di kota Hiroshima.

Ditambahkan dari laman Britannica, ledakan peledak ini sangat dahsyat, setara dengan sekitar 15.000 ton TNT, dan langsung menewaskan sekitar 70.000 orang.

Dalam beberapa bulan berikutnya, jumlah korban terus bertambah akibat luka bakar, cedera serius, dan paparan radiasi. Kota Hiroshima hancur nyaris sepenuhnya, dan puluhan ribu masyarakat sipil menderita dalam jangka panjang.

Tiga hari kemudian, pada 9 Agustus 1945, peledak atom kedua nan dijuluki "Fat Man" dijatuhkan di kota Nagasaki. Bom ini sedikit lebih kuat dari peledak pertama, tetapi lantaran kondisi geografis kota nan berbukit, kerusakan tidak sebesar di Hiroshima.

Sekitar 40.000 orang tewas seketika, dan jumlah korban meningkat dalam minggu-minggu berikutnya. Kedua pemboman ini mengakibatkan kehancuran total dan penderitaan luar biasa bagi masyarakat Jepang.

Dampak pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

Selain tekanan dari pemboman, Jepang juga menghadapi ancaman dari Uni Soviet nan menyatakan perang pada 8 Agustus 1945 dan mulai menyerbu wilayah Jepang.

Jepang akhirnya mengumumkan menyerah tanpa syarat pada 15 Agustus 1945, dan penyerahan resmi dilakukan pada 2 September 1945. Peristiwa ini secara resmi mengakhiri Perang Dunia II.

Dampak peledak atom di Hiroshima dan Nagasaki sangat besar dan luas, tidak hanya bagi Jepang tetapi juga bagi dunia.

Pengeboman ini mengakhiri Perang Dunia II, tetapi juga menimbulkan akibat kemanusiaan dan lingkungan nan berkepanjangan.

Peristiwa pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki juga mempunyai akibat terhadap kemerdekaan Indonesia. Kekalahan Jepang membikin tokoh-tokoh Indonesia mempercepat proses proklamasi kemerdekaan.

Demikian penjelasan singkat tentang sejarah peledak atom Hiroshima dan Nagasaki. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru