slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Surat An-nisa Ayat 59: Arab, Latin, Terjemahan, Dan Tafsir

Sedang Trending 8 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Surat An-Nisa ayat 59 merupakan ayat dalam Al Quran nan menjelaskan tentang ketaatan dalam aliran Islam sebagai pedoman dalam kehidupan seorang muslim. Surat An Nisa merupakan surat dalam Al Quran nan masuk ke dalam golongan surat Madaniyah, karena surat ini diturunkan di Madinah.

Surat ini banyak membicarakan hal-hal nan berasosiasi dengan wanita sehingga diberi nama An Nisa nan berfaedah wanita. Selain itu, ada juga pembahasan lainnya, seperti nan tercantum dalam surat An-Nisa ayat 59 tentang ketetapan norma Allah Swt.

Al Quran adalah satu-satunya sumber nan pertama dan paling utama dalam norma Islam, seperti dikutip dari Modul Sumber-Sumber Hukum Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI. Al-Quran sebagai sumber norma nan utama dan pertama terdapat dalam firman Allah dalam Surat An Nisa ayat 59.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebanyakan norma nan ada dalam Al Quran berkarakter umum (kulli), tidak membicarakan soal-soal nan kecil-kecil (juz'i). Artinya tidak satu per satu suatu masalah dibicarakan.

Maka itu, Al Quran memerlukan penjelasan lebih lanjut dan sabda merupakan penjelasan utama. Sebab, Al Quran hanya memuat pokok-pokok nan meliputi semua persoalan nan berasosiasi dengan urusan bumi dan akhirat.

Melalui surat An-Nisa ayat 59, kita dapat memahami bahwa alim kepada Allah, Rasul-nya, dan ulil amri (pemimpin) menjadi sebuah tanggungjawab seorang muslim.

Namun, alim kepada pemimpin haruslah sesuai dengan perintah Allah dan Rasulullah. Jika terdapat perselisihan norma alias patokan nan bertentangan, maka kudu dikembalikan kepada Al Quran dan sunnah, lantaran itulah kunci keagamaan seorang muslim.

Bacaan surat An-Nisa Ayat 59

Berikut bunyi dari surat An Nisa ayat 59 dalam tulisan Aran, latin, dan terjemahannya.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ ۝٥٩

Arab-latin: Yâ ayyuhalladzîna âmanû athî'ullâha wa athî'ur-rasûla wa ulil-amri mingkum, fa in tanâza'tum fî syai'in fa ruddûhu ilallâhi war-rasûli ing kuntum tu'minûna billâhi wal-yaumil-âkhir, dzâlika khairuw wa aḫsanu ta'wîlâ.

Artinya: "Wahai orang-orang nan beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ululamri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Jika Anda berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunahnya) jika Anda beragama kepada Allah dan hari Akhir. nan demikian itu lebih baik (bagimu) dan lebih bagus hasilnya (di bumi dan di akhirat)."

Tafsir surat An-Nisa ayat 59

Dilansir dari laman Quran Kemenag, berikut tafsir ringkas surat An-Nisa ayat 59.

Tafsir Kemenag

Pada surat An-Nisa ayat 59, Allah memerintahkan kaum muslim agar menaati putusan norma berasas ketetapan norma Allah Swt. Untuk meraih tujuan tersebut, manusia perlu menjalin persatuan dan kesatuan, serta menanamkan kasih sayang antara sesama.

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, mensyukuri karunia dan tidak mengkufuri nikmat-Nya. Dialah Allah nan telah menciptakan Anda dari diri nan satu ialah Adam, dan Allah menciptakan pasangannya ialah Hawa dari diri-nya ialah dari jenis nan sama dengan Adam; dan dari keduanya, pasangan Adam dan Hawa.

Allah memperkembangbiakkan menjadi beberapa keturunan dari jenis laki-laki dan wanita nan banyak kemudian mereka berpasang-pasangan sehingga berkembang menjadi beberapa suku bangsa nan berbeda warna kulit dan bahasa (Lihat: Surah Ar-Rum/30: 22).

Oleh lantaran itu, bertakwalah kepada Allah nan dengan nama-Nya Anda saling meminta pertolongan antar sesama, dengan saling membantu, dan juga peliharalah hubungan kekeluargaan dengan tidak memutuskan tali silaturahmi.

Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu lantaran setiap tindakan dan perilaku Anda tidak ada nan samar sedikit pun dalam pandangan Allah. Menjalin persatuan dan menjaga ikatan kekeluargaan adalah dasar ketakwaan nan dapat mengantarkan manusia ke tingkat kesempurnaan.

Tafsir Tahlili

Di dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada manusia agar bertakwa kepada Allah, nan memelihara manusia dan melimpahkan nikmat karunia-Nya.

Dialah nan menciptakan manusia dari seorang diri ialah Adam. Dengan demikian, menurut jumhur mufasir, Adam adalah manusia pertama nan dijadikan oleh Allah.

Kemudian dari diri nan satu itu Allah menciptakan pula pasangannya nan biasa disebut dengan nama Hawa. Dari Adam dan Hawa berkembang biaklah manusia.

Kemudian sekali lagi Allah memerintahkan kepada manusia untuk bertakwa kepada-Nya dan sering kali mempergunakan nama-Nya dalam bermohon untuk memperoleh kebutuhannya.

Menurut kebiasaan orang Arab Jahiliah jika menanyakan sesuatu alias meminta sesuatu kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah.

Allah juga memerintahkan agar manusia selalu memelihara silaturahmi antara family dengan membikin kebaikan dan amal nan merupakan salah satu sarana pengikat silaturahmi.

Demikian penjelasan mengenai Surat An Nisa ayat 59, komplit dengan tulisan Arab, latin, terjemahan, dan tafsirnya. Semoga bermanfaat.

(juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru