Jakarta, CNN Indonesia --
Bumi adalah salah satu planet nan ada dalam tata surya. Tahukah Anda gimana susunan tata surya?
Mengutip kitab Xplore Ilmu Pengetahuan Terpadu RPAL RPUL untuk Sekolah Dasar (2020), tata surya adalah tatanan nan terdiri atas benda-benda langit dengan Matahari sebagai pusat peredarannya. Benda langit yang dimaksud seperti planet-planet, satelit, komet, asteroid, dan meteroid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap objek di tata surya mempunyai style gravitasi, tetapi massa Matahari nan begitu besar menghasilkan gravitasi tertinggi. Gravitasi terebut mengakibatkan barang langit di sekitarnya, termasuk planet, dapat mengorbit di sekelilingnya.
Planet-planet di dalam tata surya bergerak mengelilingi Matahari (berevolusi) pada arah nan sama, ialah berlawanan dengan arah putar jarum jam.
Planet-planet berevolusi pada lintasannya masing-masing dengan jarak nan berbeda-beda dengan matahari.
Selain berevolusi mengitari Matahari, planet-planet ini juga berputar pada porosnya (berotasi).
Susunan tata surya
Tata surya kita meliputi Matahari, delapan planet, lima planet katai nan bernama, ratusan bulan, dan ribuan asteroid serta komet.
Tata surya kita terletak di galaksi Bima Sakti, galaksi spiral berpalang dengan dua lengan utama dan dua lengan minor.
Berdasarkan NASA, berikut susunan tata surya dan penjelasan tiap planetnya.
1. Matahari
Matahari merupakan barang terbesar sekaligus menjadi pusat tata surya. Unsur nan membentuk mentari adalah hidrogen, helium, karbon, nitrogen, dan lain-lain.
Gravitasi Matahari nan begitu besar menjaga tata surya tetap utuh dan berada di orbitnya. Menurut NASA, ada miliaran bintang seperti Matahari nan tersebar di galaksi Bima Sakti.
2. Merkurius
Merkurius adalah planet terkecil dan terdekat dari Matahari. Karena nyaris tidak mempunyai atmosfer, suhu di permukaannya bisa sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Permukaannya dipenuhi kawah dan berbatu, mirip dengan Bulan.
2. Venus
Venus adalah planet paling panas di Tata Surya lantaran atmosfernya sangat tebal dan kaya karbon dioksida. Tekanan udaranya jauh lebih tinggi dari Bumi. Uniknya, Venus berputar berlawanan arah dengan planet lain, sehingga mentari terbit dari barat.
Planet Venus sering disebut bintang kejora lantaran merupakan barang langit nan paling terang setelah Matahari dan Bulan. Venus tidak mempunyai satelit dan air.
3. Bumi
Bumi adalah satu-satunya planet nan diketahui mempunyai kehidupan. Permukaannya terdiri dari daratan dan lautan, serta mempunyai atmosfer nan mendukung makhluk hidup. Bumi mempunyai satu satelit alami, ialah Bulan.
4. Mars
Mars sering disebut "Planet Merah" lantaran warnanya nan berasal dari debu besi. Planet ini mempunyai gunung tertinggi di Tata Surya, Olympus Mons.
Mars mempunyai dua satelit alami ialah phobos dan deimos. Mars menjadi konsentrasi penelitian lantaran kemungkinan adanya kehidupan mikroba di masa lalu.
5. Jupiter
Jupiter adalah planet terbesar di Tata Surya. Ia mempunyai Bintik Merah Raksasa, ialah angin besar besar nan sudah berjalan ratusan tahun.
Karakteristik lainnya, permukaan Jupiter diselimuti awan tebal berupa hidrogen dan helium. Jupiter mempunyai banyak satelit, termasuk Ganymede, satelit terbesar nan apalagi melampaui ukuran Merkurius.
6. Saturnus
Saturnus dikenal dengan cincinnya nan bagus dan besar, tersusun dari partikel es dan batu. Planet kedua terbesar di Tata Surya ini juga mempunyai banyak bulan, salah satunya Titan nan mempunyai atmosfer tebal dan kaya metana.
7. Uranus
Uranus merupakan planet es raksasa dengan warna biru pucat lantaran kandungan metana di atmosfernya. Sumbu rotasinya sangat miring, membikin planet ini berputar seperti berguling. Uranus juga mempunyai cincin tipis dan beberapa satelit.
Uranus mempunyai suhu nan lebih dingin dari Saturnus. Tidak ada oksigen di planet ini dan permukaannya selalui dikelilingi awan tebal. Uranus mempunyai lima satelit utama, ialah Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.
8. Neptunus
Neptunus adalah planet terjauh dari Matahari dengan warna biru lebih gelap. Ia terkenal dengan anginnya nan sangat kencang, apalagi tercepat di Tata Surya. Neptunus mempunyai bintik hitam nan diperkirakan adalah angin besar raksasa.
Neptunus juga mempunyai beberapa bulan alias satelit, di antaranya adalah Triton dan Nereid.
Planet kerdil dalam tata surya
Selain delapan planet dalam tata surya, ada pula barang langit lainnya nan bisa Anda temukan. Contohnya adalah asteroid dan planet kerdil (dwarf planet). Berikut penjelasan singkatnya.
1. Ceres
Ceres adalah satu-satunya planet kerdil nan berada di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Ukurannya paling mini di antara planet kerdil lainnya, tetapi merupakan objek terbesar di sabuk asteroid.
2. Pluto
Pluto adalah planet kerdil paling terkenal lantaran dulunya dianggap sebagai planet kesembilan dalam Tata Surya sebelum diklasifikasikan ulang pada 2006 oleh IAU.
Pluto berada di Sabuk Kuiper dan mempunyai lima satelit, dengan Charon sebagai nan terbesar.
Permukaannya terdiri dari es dan batu, serta mempunyai atmosfer tipis nan bisa menghilang dan muncul kembali tergantung jaraknya dari Matahari.
3. Haumea
Haumea berada di Sabuk Kuiper dan mempunyai corak lonjong asing akibat rotasi sangat cepat, hanya sekitar empat jam. Ia juga dikelilingi oleh dua satelit kecil.
4. Makemake
Makemake juga berada di Sabuk Kuiper dan mempunyai permukaan nan cerah lantaran tertutup es metana. Planet kerdil ini lebih mini dari Pluto dan tidak mempunyai atmosfer tetap.
Makemake baru ditemukan pada tahun 2005 dan kemudian diklasifikasikan sebagai planet kerdil pada 2008.
5. Eris
Eris adalah planet kerdil terbesar di Tata Surya. Ukurannya nyaris sama dengan Pluto tetapi lebih padat dan jaraknya tiga kali lebih jauh dari Matahari.
Demikian penjelasan dari susunan tata surya, nan sesuai urutannya adalah Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Semoga bermanfaat.
(sac/fef)
[Gambas:Video CNN]
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·