Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Carl Rinsch dinyatakan bersalah dalam dakwaan penipuan, pencucian uang, dan lima dakwaan transaksi moneter dari aktivitas ilegal.
Sutradara movie flop nan dibintangi Keanu Reeves, 47 Ronin (2013) tersebut dinyatakan bersalah oleh Kantor Kejaksaan Distrik Selatan New York pada Kamis (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Entertainment Weekly pada Jumat (12/12), kasus ini bermulai dari rencana pembuatan fiksi ilmiah bertakuk White Horse.
Kantor Kejaksaan Distrik Selatan New York mengatakan bahwa Rinsch menerima US$11 juta dari jasa streaming nan tidak disebutkan namanya untuk menambah anggaran produksi serial tersebut.
Namun biaya tambahan itu disebut malah digunakan Rinsch untuk investasi pribadi.
Meski Kantor Kejaksaan Distrik Selatan New York tidak menyebut nama jasa streaming nan dimaksud, New York Times menyebut jasa streaming itu adalah Netflix.
Dalam pernyataan kepada EW, pengacara Rinsch, Benjamin Zeman, mengkritik putusan tersebut dan menilai keputusan ini jadi "preseden rawan bagi para seniman."
"Saya pikir putusan itu salah dan saya cemas ini dapat menjadi preseden rawan bagi para seniman nan terlibat dalam perselisihan perjanjian dan imajinatif dengan para pendana mereka," kata Zeman.
"Dalam perihal ini salah satu perusahaan media terbesar di dunia, nan kemudian didakwa oleh pemerintah federal atas tuduhan penipuan," lanjutnya.
EW menyebut Netflix menolak permintaan untuk memberikan komentar tentang putusan tersebut.
Kantor Kejaksaan AS (USAO) mengatakan platform streaming itu awalnya bayar US$44 juta untuk proyek White Horse antara 2018 dan 2019.
Rinsch kemudian "menuntut" tambahan US$11 juta untuk menyelesaikan konten tersebut, nan kemudian dibayarkan oleh perusahaan itu pada Maret 2020.
Jaksa mengatakan, "dalam beberapa hari" Rinsch mentransfer US$11 juta itu ke sejumlah rekening sebelum memindahkan duit itu ke rekening pialang pribadinya dan menggunakannya untuk "melakukan sejumlah pembelian sekuritas pribadi dan spekulatif."
Jaksa mencatat bahwa kreator movie itu kehilangan "lebih dari setengah" duit tersebut kurang dari dua bulan setelah menerimanya gegara investasi nan dia pilih.
[Gambas:Video CNN]
Namun Rinsch kemudian disebut USAO menggunakan sisa uangnya malah untuk membeli mata duit mata uang digital dan sejumlah peralatan mewah.
Sejumlah peralatan mewah itu adalah lima mobil Rolls-Royce dan sebuah Ferrari merah nan total harganya setidaknya US$2,4 juta, sebuah arloji Swiss seharga setidaknya US$387 ribu dan beragam furnitur, kasur, dan peralatan antik nan total harganya setidaknya US$3,3 juta.
Atas kasus tersebut, Rinsch terancam balasan hingga 90 tahun penjara jika dia menerima balasan maksimal untuk setiap dakwaan. Vonis balasan untuk Rinsch bakal dibacakan pada 17 April 2026.
Carl Rinsch memulai kariernya dengan menjadi sutradara iklan, termasuk iklan nan menuai pujian untuk Philips pada 2010. Ia kemudian mengarahkan Keanu Reeves pada movie 47 Ronin (2013) nan juga dibintangi Hiroyuki Sanada, Tadanobu Asano, dan Rinko Kikuchi.
Namun movie tersebut akhirnya kandas di pasaran saat dirilis. Dari bujet US$225 juta, movie itu hanya menuai box office sebesar US$151,8 juta. Setelah itu Rinsch kembali menyutradarai iklan hingga dia mulai mengembangkan White Horse.
(end)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·