Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian ESDM ikut turun lapangan berbareng PT PLN (Persero) untuk menginvestigasi penyebab listrik padam di sejumlah wilayah di Jakarta pada Kamis (23/4) kemarin. Listrik sempat meninggal pada pukul 10.25 WIB dan sukses dipulihkan pada pukul 15.05 WIB.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan dia juga ikut terdampak pemadaman listrik tersebut dan saat ini koordinasi dengan PLN terus dilakukan.
"Iya, saya juga terkena akibat (pemadaman listrik). Jadi untuk ini saya juga sudah koordinasikan, tim dari Ditjen Ketenagalistrikan itu juga sudah ini melakukan koordinasi dengan PLN itu penyebabnya apa," ujar Yuliot ditemui di Kantornya, Jumat (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yuliot, sampai saat ini belum diketahui pasti apa penyebab pemadaman listrik tersebut. Pihaknya tetap menunggu hasil investigasi di lapangan sebelum melakukan antisipasi agar kejadian erupa tak terjadi lagi.
"Kemudian dari penyebab itu, ini diselesaikan itu termasuk kemungkinan pergantian itu peralatan di beberapa gardu induk. Ini lagi dilakukan investigasi oleh temen-temen Dirjen Gatrik. Nanti laporannya di tim di lapangan," katanya.
Listrik padam di Jakarta sudah terjadi dua kali pada bulan ini. Sebelumnya, juga terjadi pada 9 April 2026 malam. Saat itu, upaya penormalan dilakukan secara bertahap, hingga PLN sukses memulihkan sistem kelistrikan Jakarta pada pukul 20.00 WIB.
[Gambas:Youtube]
Sebelumnya, PLN meminta maaf lantaran padamnya listrik di sejumlah wilayah di Jakarta. Perusahaan pun memastikan melakukan beragam upaya agar listrik bisa kembali normal.
"Terjadi gangguan suplai listrik nan berakibat di beberapa wilayah Jakarta. PLN konsentrasi lakukan upaya penormalan," ujar Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika dalam keterangannya.
Setelah beberapa jam, akhirnya PLN sukses memulihkan seluruh listrik pada pukul 15.05 WIB.
(ldy/ins)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·