Jakarta, CNN Indonesia --
Penyuplai ban Pirelli membatalkan tes uji coba ban Formula 1 di Bahrain International Circuit, Bahrain, Senin (2/3), imbas bentrok antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran nan semakin memanas.
Pirelli nan dijadwalkan menjalani sesi uji coba berbareng dengan dua tim pabrikan, Mercedes dan McLaren, memutuskan untuk membatalkan sesi tersebut lantaran aspek keamanan.
"Dua hari uji coba pengembangan untuk ban basah nan dijadwalkan hari ini dan besok di Bahrain International Circuit dibatalkan lantaran argumen keamanan, menyusul situasi internasional saat ini," tulis Pirelli dikutip dari Motorsport, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, Iran meluncurkan serangan rudal nan menyasar Pangkalan Udara Manama nan terletak sekitar 20 mil dari letak Bahrain International Circuit. Kondisi nan belum stabil dan keamanan nan tidak terjamin membikin Pirelli memutuskan untuk membatalkan segala aktivitas mereka di Bahrain.
Saat ini tim pengembangan Pirelli tetap terjebak di dalam hotel meski dalam situasi nan sudah aman.
"Semua staf Pirelli saat ini berada di hotel wilayah Manama dan dalam kondisi aman. Saat ini perusahaan tengah bekerja keras untuk menyelamatkan mereka dan mengorganisir mereka untuk segera kembali ke Italia alias Inggris dalam waktu dekat," tulis Pirelli.
Dampak memanasnya bentrok AS dan Israel dengan Iran bisa berpotensi mempengaruhi Formula 1 nan mempunyai lampau lintas penerbangan di wilayah nan tengah berkonflik.
Selain itu, terdapat sejumlah seri Formula 1 nan lokasinya berdekatan di wilayah bentrok nan melibatkan AS dan Israel dengan Iran tersebut. Saat ini FIA selaku pemangku kebijakan olahraga otomotif bumi tetap belum mengambil keputusan terkaitimbas dari bentrok di wilayah Teluk tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(jal/jun)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·