slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Timteng Perang, Bulog Tunggu Restu Bin Cs Soal Ekspor Beras Ke Saudi

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perum Bulog tetap menunggu asesmen dari sejumlah lembaga pemerintah mengenai rencana ekspor beras ke Arab Saudi, menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di area Timur Tengah.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan telah mengusulkan permintaan penilaian keamanan kepada Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sebelum pengiriman dilakukan.

Rizal mengatakan pemerintah pada dasarnya telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis untuk pengiriman beras bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Namun, agenda keberangkatan tetap mempertimbangkan situasi geopolitik di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sesuai jadwal, rencananya pemberangkatan tanggal 7 (Maret). Tapi kita mengikuti dinamika perkembangan geopolitik nan ada di sana. Kami juga sudah bersurat ke BAIS TNI, ke BIN, kemudian ke Kemenlu untuk meminta asesmen mengenai pemberangkatan beras haji Indonesia ini," kata Rizal di Gudang Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Jakarta Utara, Rabu (4/3).

Ia menjelaskan pemerintah tetap mendorong agar ekspor dapat melangkah sesuai rencana. Akan tetapi, keputusan akhir mengenai waktu pengiriman bakal mempertimbangkan rekomendasi dari tiga lembaga tersebut.

"Untuk proses kelanjutannya kita mengikuti perkembangan dinamika di lapangan. Jadi kita menunggu info lebih lanjut dari asesmen dari tiga lembaga tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan pengiriman beras tersebut tetap direncanakan menuju Pelabuhan Jeddah, Arab Saudi. Ia menilai ekspor tetap memungkinkan dilakukan meski terdapat dinamika geopolitik di area Timur Tengah.

"Insya Allah kondusif sampai di Jeddah. Kita masuk pada saat (selatnya) buka," kata Amran.

Pemerintah menyiapkan ekspor beras sebanyak 2.280 ton untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi tahun ini. Program tersebut merupakan bagian dari keputusan rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 23 Februari 2026 silam.

Rizal menjelaskan beras nan diekspor merupakan beras premium nan diproduksi dari panen baru di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Proses pengolahan dilakukan di empat fasilitas, ialah pabrik Wilmar di Serang dan Mojokerto, pabrik Bulog di Karawang, serta akomodasi pengolahan di Subang.

Beras tersebut diolah dengan standar premium dengan tingkat patahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen. Menurut Bulog, kualitas tersebut lebih tinggi dibandingkan beras premium nan biasa diproduksi sebelumnya.

Total nilai transaksi ekspor tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp38 miliar. Pengiriman direncanakan menggunakan tiga perusahaan pelayaran, ialah Hyundai, Wan Hai, dan kapal lokal.

Selain memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia, Bulog menilai ekspor ini juga menjadi langkah promosi untuk memperluas pasar beras Indonesia di Arab Saudi. Negara tersebut dinilai mempunyai potensi permintaan besar, terutama dari jemaah umrah dan penduduk Indonesia nan menetap di sana.

Namun, rencana ekspor tersebut berjalan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Garda Revolusi Iran (IRGC) menutup jalur pelayaran Selat Hormuz setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis pengiriman minyak dan gas bumi nan terletak di antara Iran, Uni Emirat Arab, dan Oman. Penutupan jalur tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan perdagangan global, termasuk pengedaran daya dan logistik di area Timur Tengah.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru