slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Tokoh Bangsa Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional Sumatra

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gerakan Nurani Bangsa mendorong musibah banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra ditetapkan sebagai darurat bencana nasional.

GNB terdiri atas tokoh nasional dari beragam latar belakang seperti Sinta Nuriyah Wahid, Quraish Shihab, Franz Magnis-Suseno, Gomar Gultom, Kardinal Ignatius Suharyo, hingga Lukman Hakim Saifuddin.

GNB menyatakan tragedi kemanusiaan nan menyebabkan korban jiwa dan kelumpuhan aktivitas sosial dan ekonomi di banyak wilayah di Pulau Sumatra ini patut dinyatakan sebagai musibah nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gerakan Nurani Bangsa menilai tragedi kemanusiaan nan sebabkan jatuhnya korban jiwa dan kelumpuhan aktivitas sosial dan ekonomi di banyak wilayah di Pulau Sumatra ini patut dinyatakan sebagai Bencana Nasional," tulis GNB dalam keterangannya, Kamis (4/12).

GNB mendesak pemerintah mengambil langkah sigap dan terintegrasi dalam penanganan darurat.

"Dan penanganannya kudu dilakukan secara komprehensif dan terpusat. Mobilisasi sumber daya nasional kudu segera dikerahkan secara maksimal di tengah keterbatasan sumber daya nan dimiliki pemerintah daerah," ujarnya.

Selain itu, GNB juga meminta pemerintah memperketat kebijakan maupun peraturan nan berangkaian dengan kelestarian lingkungan hidup.

GNB juga mengimbau seluruh penduduk negara Indonesia melakukan solidaritas kemanusiaan. Aksi-aksi nyata untuk meringankan beban mereka nan terdampak dan meneguhkan persatuan sesama anak bangsa.

"Karena musibah tersebut tidak mustahil akibat pelanggaran tentang ketentuan lingkungan hidup nan didorong oleh keserakahan manusia," ucap dia.

Banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumbar, dan Aceh.

Per Kamis (4/12), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat musibah itu telah menyebabkan 776 korban meninggal bumi dan 564 jiwa nan masib dalam pencarian.

Namun hingg sekarang pemerintah tetap belum menetapkan status darurat musibah nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK),Pratikno mengatakan meski belum ditetapkan sebagai musibah nasional, penanganan musibah sudah dilakukan secara nasional.

Ia menjelaskan seluruh kementerian/lembaga telah diperintahkan Presiden Prabowo untuk mengerahkan sumber daya maksimal.

"Seluruh kementerian/lembaga diperintahkan oleh Bapak Presiden termasuk TNI-Polri, BNPB dan semua komponen untuk mengerahkan sumber dayanya semaksimal mungkin menangani musibah di Sumatera. Jadi sekali lagi penanganannya betul-betul penanganan full kekuatan secara nasional," kata Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12).

(mnf/gil)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru