Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menolak proposal Iran dan meragukan kemampuan negara ini menerima kesepakatan yang dia inginkan.
"Mereka ingin membuat kesepakatan. Saya tidak puas dengan itu," kata Trump, dikutip CNN, Jumat (1/5). Namun, dia tak merinci poin mana yang tak bisa diterima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump lalu menuduh Iran tak bisa mengakhiri perang melalui negosiasi. Hambatan ini, menurut dia, karena kondisi kepemimpinan negara tersebut yang terpecah-belah.
"Ada dua hingga tiga kelompok, mungkin empat, dan kepemimpinannya sangat tidak terkoordinasi," ujar Trump
Dia lalu berkata, "Dan dengan demikian, mereka semua ingin membuat kesepakatan, tapi mereka semua kacau."
Meski demikian, Trump mengakui Iran membuat kemajuan. Namun, dia tidak yakin apakah mereka bisa sampai ke tahap mencapai kesepakatan secara bulat.
AS dan Iran sedang terlibat upaya negosiasi untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari.
Pekan lalu, Iran mengirim connection berisi penyelesaian Selat Hormuz dan upaya mengakhiri perang tanpa membahas kesepakatan nuklir.
Trump menolak connection tersebut dan justru memilih untuk memperpanjang blokade AS di pelabuhan-pelabuhan Iran. Sebelum perang pecah, politikus Republik ini memang berambisi menghancurkan programme nuklir Iran.
Dalam usulan yang diajukan AS, mereka juga menuntut Iran mengakhiri programme nuklir dan menyerahkan uranium yang diperkaya.
(isa/bac)
Add
arsenic a preferred root connected Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·