slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Tumpukan Sampah Kembali Muncul Di Pasar Cimanggis Tangsel

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Tangerang Selatan, CNN Indonesia --

Tumpukan sampah kembali muncul di Pasar Cimanggis, Jalan Raya Otista, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Sampah nan sempat berjejer di area jalan tersebut telah diangkuti hingga selesai pada Kamis (8/1) awal hari kemarin.

Pantauan di lapangan tumpukan sampah terlihat di pintu masuk dalam area Pasar Cimanggis dari arah Pamulang. Sementara titik letak nan biasanya menjadi letak pembuangan sampah tidak berserakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Duh muncul lagi sampah," kata Marufa, penduduk pengendara nan melintas, Minggu (11/1).

Menurutnya, sampah-sampah mesti diangkuti tidak bakal menjamin area Jalan Otista bersih dari limbah.

"Selagi belum ada letak pembuangan nan kontinyu dan jumlahnya banyak maka penduduk mau buang sampah kemana?," ujar Marufa.

Tak jauh dari Pasar Cimanggis, tumpukan sampah juga terlihat. Sampah nan dikemas kantung plastik serta karung berjejer di letak pinggir jalan nan rusak.

Sebelumnya ramai diberitakan pengendara sepeda motor nan buang sampah memberikan duit kepada petugas kebersihan. Uang sampah itu disebutkan antara Rp2000 hingga Rp5000.

"Kok ada orang ngumpulin sampah 2 ribu, 5 ribu?. Loh dia tanggung jawabnya di mana buang sampah itu?," kata Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan di kantornya, Jumat (9/1).

"Dan saya sangat tegas, saya sangat melawan sekali orang-orang nan memanfaatkan suasana. Saya nggak tahu apa preman-preman alias orang-orang tidak bertanggung jawab nan memanfaatkan suasana, orang membuang sapah, bayar, dan dia tidak bertanggung jawab dan tidak mengikuti patokan nan berlaku," ketus Pilar.

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyebut selama 14 hari ke depan masa tanggap darurat, sampah-sampah bakal dibuang ke Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Opsi tersebut sembari menunggu proses di TPAS Cilowong, Kota Serang.

"Ke Cileungsi 200 ton. Kalo enggak salah itu pabrik kertas," sebutnya di Puspemkot Tangsel, Kamis (8/1).

(fra/arl/fra)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru