slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ugari, Kala Tenun Batak Menyapa Dunia Mode Yang Kontemporer

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Tenun Batak sekarang tak hanya datang di panggung-panggung budaya. Kini, dia melangkah lebih jauh, masuk ke ranah fesyen kontemporer berkah kerjasama antara Tobatenun dan lima desainer kenamaan Indonesia dalam program berjudul UGARI.

Memasuki tahun ketujuh perjalanannya, Tobatenun menandai tonggak krusial lewat UGARI, sebuah kata dalam bahasa Batak Toba nan berfaedah 'budaya'.

UGARI bukan hanya seremoni atas pencapaian, tapi juga pernyataan visi, merevitalisasi warisan budaya Batak melalui pendekatan imajinatif nan segar dan lintas disiplin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam program ini, Tobatenun menggandeng lima desainer dan label mode kenamaan Indonesia. Mulai dari AMOTSYAMSURIMUDA, Carmel Boutique, Danjyo Hiyoji, Qanagara, dan Eridani mengeksplorasi ulang keelokan dan kompleksitas tenun Batak.

Kolaborasi ini menjadi titik jumpa antara tradisi dan modernitas, sekaligus rayuan untuk memandang tenun sebagai bahasa ekspresi nan terus berkembang.

AMOTSYAMSURIMUDA, rancang struktural untuk laki-laki urban

Melalui koleksi kapsul berjudul 'FUGA: Sae Torus, Sae Jadi', AMOTSYAMSURIMUDA menyajikan potongan busana laki-laki nan mengedepankan siluet struktural dari sisa tenun Ulos. Koleksi ini merepresentasikan semangat pelarian dari corak konvensional menuju ekspresi kontemporer, namun tetap menghormati akar tradisi.

Nama koleksi ini sendiri diambil dari peribahasa Batak nan berfaedah 'kalau dibuat dengan baik, hasilnya pun bakal baik', jadi gambaran filosofi kreasi nan tajam dan penuh makna.

Carmel, kekuatan sunyi melalui Luruh Dalam Tenun

TOBATENUN menghadirkan karya UGARI LUHUR nan bekerja-sama dengan lima desainer ternama Indonesia untuk memperkenalkan Tenun Batak ke bumi kontemporer agar lebih dikenal dunia/CNNIndonesia.com-Tiara SutariTOBATENUN menghadirkan karya UGARI LUHUR nan bekerja-sama dengan lima desainer ternama Indonesia untuk memperkenalkan Tenun Batak ke bumi kontemporer agar lebih dikenal dunia. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)

Carmel Boutique menyuguhkan narasi nan lebih puitis dan intim melalui koleksi Luruh Dalam Tenun. Koleksi ini memaknai tenun sebagai warisan nan dikenakan, bukan sekadar dilihat.

Busana-busana dalam koleksi ini merayakan kehadiran wanita nan kuat tanpa perlu banyak suara, mewakili kelembutan nan membumi dan kekuatan nan diam-diam membentuk dunia.

Danjyo Hiyoji, semangat muda dalam Laras Muda 2025

Dengan style khasnya nan energik dan berani, Danjyo Hiyoji melahirkan Laras Muda 2025, sebuah koleksi mini nan menyatukan semangat muda dengan budaya.

Terinspirasi dari kain sisa training Partonun (perajin tenun) Tobatenun, koleksi ini tampil dalam corak busana patchwork berpotongan playful, siluet oversized, serta sentuhan warna-warna alami seperti biru langit, jingga bata, dan hijau daun.

Sebuah rayuan bagi generasi muda untuk mencintai tenun dengan langkah mereka sendiri.

Eridani, modern nan subtil dalam Tanatoba

Melalui koleksi Tanatoba, Eridani memberikan penghormatan pada karakter kuat Tenun Batak. Desainer ini dikenal atas eksplorasinya terhadap wastra. Kali ini, dia menggunakan teknik cutting, draping, serta dekonstruksi untuk menghasilkan siluet modern namun subtil.

Ulos Sadum, Hiou Simakatakat, dan Tenun dari Samosir diolah menjadi busana dengan garis kreasi bersih namun tetap membawa aura warisan leluhur.

Qanagara, bohemian anggun dalam Nataradja

Koleksi Nataradja dari Qanagara mengangkat sisi lembut dan mengalir wastra Batak, terinspirasi oleh nuansa musim panas di Pulau Toba. Dengan style bohemian nan anggun dan nuansa retro tahun 1970-an, koleksi ini memadukan celana lebar, luaran ringan, dan warna-warna bumi dengan aksen cerah.

Setiap potongan merefleksikan semangat bebas dan puitis, sekaligus menjadi penafsir ulang tenun dalam style hidup modern.

Tak hanya sekadar arena kolaborasi, UGARI juga memperkenalkan Tobatenun Studio & Gallery nan sekarang datang dengan wajah baru di Sopo Del Tower, Jakarta. Studio ini menjadi wadah eksplorasi imajinatif sekaligus pusat edukasi dan pelestarian tenun Batak, baik dari sisi teknik maupun filosofinya.

Lebih dari sekadar kain, tenun Batak, terutama Ulos Ragi Idup, merupakan representasi kehidupan paripurna dalam budaya Batak. Dengan teknik kompleks seperti mandatar, gatip, jungkit, hingga mangarapot, kain ini tak hanya memikat secara visual, tapi juga menyimpan nilai spiritual dan sosial nan dalam.

Melalui UGARI, Tobatenun membujuk publik untuk memandang tenun bukan sebagai barang mati, tapi sebagai karya hidup nan terus bertumbuh, dikerjakan oleh banyak tangan, dijiwai oleh sejarah, dan sekarang bergerak menuju masa depan berbareng para pelaku imajinatif lintas generasi.

(tis/asr)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru