Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 16 orang meninggal dunia imbas kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam.
Insiden kecelakaan bermulai ketika KRL relasi Bekasi-Cikarang menabrak taksi Green SM nan mogok di perlintasan rel Bulak Kapal, tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.
Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL kudu dievakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya nan mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.
Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berakhir sepenuhnya sehingga menghantam KRL nan sedang berakhir stasiun tersebut.
Berikut CNNIndonesia.com telah merangkum pembaruan terbaru kasus kecelakaan maut kereta api di Stasiun Bekasi Timur:
Masinis dan petugas stasiun diperiksa
Pihak kepolisian telah menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi, mulai dari masinis hingga petugas stasiun, guna mengusut kecelakaan kereta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan, pemeriksaan tersebut dijadwalkan berjalan di Kantor PT KAI pada Kamis (30/4) hari ini.
"(Pemeriksaan) dilaksanakan di instansi PT. KAI pada besok hari (hari ini) Kamis tanggal 30 April 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Budi menyebut saksi nan diperiksa mulai dari pihak masinis, petugas stasiun hingga polisi unik kereta api (Polsuska).
"Agenda pemeriksaan petugas (masinis, petugas stasiun, Polsuska) dari PT KAI," ujarnya.
Polisi dalami human error hambatan sistem
Polisi mulai membuka investigasi kasus kecelakaan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur tersebut.
Budi mengatakan pihaknya tetap mendalami dugaan kelalaian manusia (human error) maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian dalam peristiwa tersebut.
"Apakah ini mengenai human error alias ada hambatan sistem. Semua bakal ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, peralatan bukti, dan hasil olah TKP," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Korban jiwa bertambah jadi 16 orang
Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi 16 orang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan korban terbaru adalah Mia Citra (25) nan sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
"Iya betul (bertambah jadi 16), info kami terima jam 11 siang ini di RSUD Bekasi, wanita MC 25 tahun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Guru Nurlaela diberi pangkat anumerta
Sebagai corak penghormatan terakhir, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menganugerahkan kenaikan pangkat anumerta kepada mendiang Nurlaela, pembimbing SDN Pulo Gebang 11, Jakarta Timur.
Almarhumah tercatat sebagai salah satu korban nan meninggal dalam kejadian tabrakan kereta api di Bekasi Timur tersebut.
"Selamat jalan, Ibu Nurlaela. ASN Guru dahsyat nan berpulang dalam tugas. Penghargaan tertinggi, kenaikan pangkat anumerta, dan kewenangan family telah diproses," tulis BKN lewat akun X @BKNgoid, Rabu (29/4).
PT Jasa Raharja beri santunan
Seluruh korban kecelakaan dipastikan mendapat agunan perlindungan penuh.
Setiap mahir waris dari korban meninggal bumi bakal menerima santunan sebesar Rp50 juta dari Jasa Raharja dan tambahan Rp40 juta hasil kerja sama PT KAI (Persero) dengan Jasaraharja Putera.
Adapun untuk korban luka-luka, biaya pengobatan mereka bakal ditanggung oleh Jasa Raharja hingga maksimal Rp20 juta, dengan tambahan agunan biaya perawatan dari Jasaraharja Putera hingga Rp30 juta.
"Kami memastikan seluruh kewenangan korban dapat diselesaikan dengan sigap dan tepat. Ini adalah corak komitmen kami bahwa negara datang untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat," kata Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).
KRL Cikarang Line resmi kembali beroperasi
KRL Jabodetabek rute Cikarang dan Bekasi Timur resmi dibuka kembali pada Rabu (29/4) siang.
Pemulihan operasional rute KRL ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Stasiun Bekasi Timur sudah bisa dioperasikan kembali, KRL ya khususnya, untuk melayani masyarakat," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, kepada wartawan di dalam KRL menuju Stasiun Cikarang.
(kna/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·