Jakarta, CNN Indonesia --
Kereta api (KA) Bathara Kresna terpaksa berakhir di Jalan Slamet Riyadi, Solo, gara-gara mobil Land Cruiser yang parkir mepet rel. Kejadian ini terekam video dan viral di media sosial.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (28/4) siang saat KA Bathara Kresna melaju dari arah Wonogiri menuju Stasiun Purwosari. Pihaknya menerima laporan dari tim derek mengenai adanya mobil nan menghalangi jalur.
"Tadi laporan dari teman-teman tim derek, ada mobil nan parkirnya kurang maju. Jadi bagian belakangnya itu jika keretanya lewat tetap kena (berpotensi tertemper). (Yang melampaui ada berapa?) Satu, nan itu Land Cruiser itu ya," ujar Taufiq dilansir detik.com, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufiq menyebut mobil jenis Toyota Land Cruiser asal Jakarta tersebut sempat bakal diderek, namun akhirnya hanya digeser posisinya. Mobil tersebut milik visitor nan tengah berkunjung.
"Tadi dari pihak operator kereta meminta penghentian untuk penderekan mobil itu. Tapi (unitnya) tidak dibawa ke instansi Dishub, hanya dipindahkan posisi parkirnya. Itu milik tamu visitor nan berjamu ke Kampung Batik Kauman," ungkapnya.
Langkah penderekan diambil lantaran saat kejadian pemilik mobil tidak berada di lokasi. Selain itu, berasas penelusuran, pemilik memarkirkan kendaraannya saat petugas ahli parkir (jukir) belum berjaga di pos tersebut.
"Berdasarkan keterangan jukir, saat dia datang mobil itu sudah terparkir. Saat dicari pengemudinya, tidak ketemu," ucap Taufiq.
Meski demikian, Dishub Solo tetap mengambil tindakan tegas terhadap jukir nan bertanggung jawab di letak tersebut. Taufiq menyebut jukir itu telah dipanggil untuk diberikan peringatan keras dan pembinaan.
"Jukirnya kami berikan peringatan, tadi dipanggil ke kantor. Kami minta agar dipastikan semua kendaraan parkir sesuai pemisah garis marka nan telah ditentukan," tegasnya.
Sementara untuk pengemudi Land Cruiser, petugas hanya memberikan pembinaan di tempat. Taufiq menyadari bahwa banyak pengemudi, terutama nan berasal dari luar kota, tidak memahami karakter Jalan Slamet Riyadi nan bersisian dengan jalur kereta api aktif.
"Memang paling banyak (kasus seperti ini) plat luar kota lantaran tidak tahu di situ ada jalur kereta. Maka nan kami tekankan kepada jukir agar penataannya betul-betul dipastikan aman," katanya.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·