Jakarta, CNN Indonesia --
Waisak diperingati pada bulan purnama di bulan Vesakha, nan ditentukan berasas kalkulasi almanak lunar.
Sama seperti peringatan keagamaan lainnya, pemerintah menetapkan libur nasional dan libur berbareng untuk Waisak. Lantas, Waisak 2025 tanggal berapa?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waisak merupakan hari raya bagi umat Buddha nan merupakan momen peringatan kelahiran, kematian, dan pencapaian Pangeran Siddharta Gautama.
Dilansir dari laman resmi Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), tahun ini, tema nan diangkat untuk seremoni Waisak adalah "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia".
Sementara untuk subtema dalam Rangkaian Waisak Nasional 2569 BE Tahun 2025 adalah "Bersatu Mewujudkan Damai Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk".
Waisak 2025/2569 BE
Hari Raya Waisak 2025 tanggal berapa? Merujuk Kalender Hijriah Indonesia 2025 nan dirilis Kemenag, Waisak 2569 BE jatuh pada Senin, 12 Mei 2025.
Pemerintah juga telah menetapkan libur nasional dan libur berbareng untuk Waisak, nan tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024.
Dalam SKB tersebut, terdapat info bahwa Waisak 2569 BE mendapat dua hari libur, ialah 1 libur nasional dan 1 libur bersama.
Keduanya jatuh berurutan pada Senin-Selasa, 12-13 Mei 2025. Libur nasional Waisak 2569 BE pada 12 Mei, sedangkan tanggal 13 Mei adalah libur bersama.
Jadwal libur nasional dan libur berbareng Waisak 2025
Libur nasional dan libur berbareng untuk Waisak berdekatan dengan akhir pekan sehingga terdapat libur panjang alias long weekend selama 4 hari. Berikut rinciannya:
- Sabtu, 10 Mei 2025: Libur akhir pekan
- Minggu, 11 Mei 2025: Tanggal merah akhir pekan
- Senin, 12 Mei 2025: Libur nasional Hari Raya Waisak 2569 BE
- Selasa, 13 Mei 2025: Cuti berbareng Hari Raya Waisak 2569 BE
Mengenal Waisak dan rangkaian kegiatannya
Dikutip dari situs resmi Kemenag, kata Waisak berasal dari dua bahasa, ialah Vaisakha (Sansekerta) dan Vesakha (Pali). Keduanya merujuk pada salah satu nama bulan dalam almanak Buddha.
Kalender Buddha memakai sistem lunisolar. Artinya, almanak ini memakai kombinasi aktivitas Bulan (lunar) dan Matahari (solar).
Ditambahkan dari buku Terminologi Bulan dari Berbagai Peradaban dan Negara oleh Arwin Juli Rakhmadi Butar dkk, almanak Buddha juga tersusun dari total 12 bulan.
Nama-namanya adalah Chaitra, Vaisakha, Jyaistha, Asadha, Sravrana, Bhadrapada/Proshthapada, Vina, Karttika, Margasirsa, Pausa, Magha, dan Phalguna.
Bulan kedua, ialah Vaisakha, punya makna unik bagi penganut Buddha. Pada bulan tersebut, terdapat Hari Raya Waisak nan bermaksud untuk memperingati 3 hal.
Pertama, kelahiran calon Buddha Siddharta Gautama di Taman Lumbini pada 623 SM, lampau momen Pangeran Siddharta Gautama mencapai 'Penerangan Sempurna' di Bodh pada 588 SM, dan wafatnya Buddha Gautama di Kusinara pada 543 SM.
Setiap tahun, umat Buddha di Indonesia rutin merayakan Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Di seremoni ini, kalangan umat Buddha bakal menghadirkan beragam rupa Buddha dan stupa untuk memberikan daya spiritual sebagai manifestasi dari Sri Buddha.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Waisak Nasional 2569 BE/2025 ini kembali dilaksanakan di Candi Borobudur.
Berikut rangkaian aktivitas Waisak nan bisa diikuti umat Buddha Indonesia:
- 4 Mei 2025: Karya Bakti Taman Makam Pahlawan Seluruh Indonesia
- 10-11 Mei 2025: Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Zona 2 Candi Borobudur
- 10 Mei 2025: Api Dharma di Mrapen, Grobogan dan Ritual Pensakralan di Candi Mendut
- 11 Mei 2025: Air Berkah Umbul Jumprit, Temanggung dan Ritual Pensakralan di Candi Mendut
- 12 Mei 2025: Kirab Waisak Candi Mendut ke Candi Borobudur, Pelepasan Lampion Waisak, Detik-Detik Waisak (pukul 23.55.29 WIB), dan Pradaksina Candi Borobudur.
Demikian penjelasan untuk menjawab Waisak 2025 tanggal berapa. Tahun ini, Waisak 2569 BE jatuh pada Senin, 12 Mei 2025.
(juh)
[Gambas:Video CNN]
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·