CNN Indonesia
Senin, 16 Feb 2026 13:50 WIB
Ilustrasi. Di tahun Kuda Api, ada sejumlah warna nan bawa hoki, dan ada juga nan bikin chiong. (iStockphoto/Alexander Ekhlackov)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Kuda Api dalam almanak Tionghoa. Elemen api nan dominan dipercaya membawa daya kuat, dinamis, dan penuh semangat.
Namun, menurut feng shui, tidak semua warna selaras dengan daya tersebut. Pemilihan warna nan tepat diyakini dapat membantu menarik keberuntungan, sementara warna tertentu sebaiknya dibatasi penggunaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angelina Fang, master feng shui dari Feng Shui Consulting Indonesia, menjelaskan bahwa warna-warna di Tahun Kuda Api perlu dilihat dari keselarasan elemen, bukan semata-mata label 'baik' alias 'buruk'.
Berikut penjelasan:
Warna nan selaras dengan daya Kuda Api
Angelina menyebutkan, komponen utama Tahun Kuda Api adalah api. Karena itu, warna nan berasal dari komponen api menjadi pilihan paling harmonis.
"Kalau kita lihat di alam, komponen api itu diwakili oleh warna merah, pink, oranye, lampau bisa juga ungu. Warna-warna nan condong kemerahan dan festive," ujar Angelina saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Selasa (20/1).
Selain komponen api, komponen tanah juga dinilai selaras dengan Tahun Kuda Api. Dalam siklus elemen, api menghasilkan tanah, sehingga keduanya saling mendukung.
"Warna tanah seperti cokelat muda, kuning, dan krem juga harmonis. Warna-warna ini cocok digunakan untuk keseharian, misalnya busana alias aksesori," jelasnya.
Kombinasi warna api dan tanah dinilai paling kondusif dan seimbang untuk digunakan sepanjang tahun, terutama dalam pemakaian individual sehari-hari.
Warna nan perlu dibatasi penggunaannya
Jika ada warna nan harmonis, tentu sebaliknya ada juga nan bertolak belakang dengan komponen api di Tahun Kuda Api. Meski kerap disebut membawa daya negatif, Angelina menegaskan bahwa warna tertentu sebenarnya hanya berada dalam kondisi kurang selaras dengan daya Tahun Kuda Api.
"Bukan berfaedah warnanya membawa sial, tapi elemennya sedang lemah alias tidak sejalan dengan tahun nan berjalan," kata dia.
Warna pertama nan sebaiknya dibatasi adalah warna komponen logam. Dalam feng shui, api membakar logam sehingga komponen ini berada dalam posisi lemah.
"Warna logam itu seperti putih dan semua nan berkilau. Termasuk busana dengan bling-bling alias perincian mengilap," ujarnya.
Selain logam, warna komponen air juga kurang disarankan lantaran air dan api tidak saling mendukung.
"Warna air itu biru, abu-abu, dan hitam. Ini lebih ke warna nan kita pakai secara pribadi sehari-hari," tambah Angelina.
Menurut Angelina, warna pribadi sebaiknya tetap mempertimbangkan shio masing-masing. Jika warna nan digunakan selaras dengan shio, pengaruh positifnya bisa semakin terasa.
"Kalau warnanya cocok dengan shio kita, itu bakal menambah lightness alias daya positif secara personal," jelasnya.
Bagaimana dengan warna di dalam rumah?
Berbeda dengan warna pakaian, pemilihan warna interior rumah tidak bisa disamaratakan hanya berasas Tahun Kuda Api.
"Warna rumah itu tidak bisa segampang tukar lantaran tahun Shio. Energinya tergantung dari daya duduk dan hadap rumah," ujar Angelina.
Sebagai contoh, rumah dengan hadap nan berelemen kayu sebaiknya tidak didominasi komponen logam. Karena itu, warna interior idealnya ditentukan berasas daya rumah itu sendiri, bukan tren tahunan semata.
Dengan memahami keselarasan komponen dan energi, pemilihan warna di Tahun Kuda Api bisa menjadi langkah sederhana untuk menciptakan keseimbangan, ketenangan, sekaligus menarik daya positif sepanjang 2026.
(tis/tis)
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·