slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

13 Proyek Hilirisasi Prabowo: Pengolahan Emas Dan Tembaga Di Gresik

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional dengan total investasi mencapai Rp116 triliun. Ia menyebut proyek ini sangat krusial lantaran menjadi salah satu jalan menuju kebangkitan Indonesia dan upaya besar pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

"Groundbreaking hilirisasi tahap kedua nan mencakup 13 proyek strategis hilirisasi, senilai kurang lebih Rp116 triliun meliputi 5 proyek di sektor energi, 5 proyek di sektor mineral, 3 proyek di sektor pertanian," kata Prabowo di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).

Salah satu proyek nan dibangun adalah hilirisasi tembaga dan emas nan dikembangkan oleh MIND ID di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, tepatnya di area Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hilirisasi tembaga dan emas di Gresik mencerminkan pembentukan rantai industri nan semakin terhubung dari hulu hingga hilir. MIND ID bakal mengembangkan akomodasi Brass Mill, Brass Cup, serta manufaktur logam mulia berbasis anode slime.

Dalam skemanya, katoda tembaga dari smelter bakal diolah menjadi brass cup dan brass mill berkapasitas 10 ribu ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan amunisi nasional. Sementara itu, untuk pengolahan emas, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bakal memproses hasil pemurnian logam menjadi emas batangan (bullion) guna memperkuat rantai pasok logam mulia domestik.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa pengembangan industri derivatif di Gresik merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi daerah. Inisiatif ini diyakini bisa menjadi motor penggerak baru bagi struktur ekonomi Jawa Timur agar semakin kokoh dan berkekuatan saing.

[Gambas:Youtube]

"Definisi maju tentu adalah keahlian kita mengembangkan industri strategis nan membikin bangsa ini menjadi berdikari. Prasyarat untuk mewujudkan perihal tersebut adalah adanya ekosistem nan mumpuni. Itulah sebabnya Jawa Timur mau menjadi bagian krusial dari rantai nilai (value chain) industri nasional," ujar Emil saat ikut meresmikan proyek tersebut.

Emil menjelaskan hilirisasi di KEK Gresik sekarang telah melompat ke tahap produk turunan tingkat dua dan tiga. Ia mencontohkan gimana katoda tembaga sekarang diolah lebih lanjut menjadi copper rod, copper foil, hingga brass cup nan merupakan bahan baku peluru.

"Kita sudah bergeser ke arah industri derivatif. Katoda tembaga nan dihasilkan smelter sekarang diolah menjadi brass cup oleh Pindad untuk kebutuhan amunisi. Jadi, peluru nan biasanya diimpor untuk kebutuhan TNI, ke depan bakal diproduksi di dalam negeri menggunakan bahan baku lokal," tuturnya.

Kehadiran akomodasi brass mill ini diproyeksikan bisa menekan nomor impor komponen amunisi TNI secara signifikan sekaligus memperkuat kemandirian pertahanan melalui integrasi produksi di area nan sama.

Secara sosial-ekonomi, proyek terintegrasi ini diperkirakan bakal menyerap hingga 7.000 tenaga kerja terampil. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas BUMN nan melibatkan PT Freeport Indonesia sebagai penyedia bahan baku, PT Pindad, PT Antam, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sebagai mitra prasarana pelabuhan.

Guna mendukung transformasi KEK Gresik sebagai hub hilirisasi berkekuatan saing global, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen memperkuat efisiensi logistik melalui perbaikan prasarana di sekitar kawasan, termasuk pelebaran akses jalan tol dan pembenahan jembatan guna memastikan kelancaran operasional KEK Gresik sebagai tulang punggung industri nasional.

"KEK Gresik bukan lagi single commodity, melainkan multi-commodity hub. Dengan support prasarana dari Pelindo dan ekosistem industri nan sudah 'nyambung', area ini bakal menjadi motor pertumbuhan ekonomi nan menyerap ribuan tenaga kerja terampil," tambah Emil.

Dari sisi makroekonomi, posisi KEK Gresik di jantung aglomerasi Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) memberikan akibat signifikan terhadap perekonomian nasional. Emil memaparkan bahwa wilayah ini menyumbang nyaris separuh dari PDRB Jawa Timur.

"Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di area Gerbangkertosusila mencapai nyaris separuh dari perekonomian Jawa Timur. Mengingat Jawa Timur menyumbang seperenam ekonomi nasional, maka perputaran ekonomi di aglomerasi ini saja mencakup nyaris 10 persen dari total ekonomi Indonesia. Ini adalah kelebihan kompetitif nan kudu kita jaga," tegasnya.

(ldy/inn)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru