slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

4 Nutrisi Penting Untuk Daya Ingat Anak, Bukan Sekadar Tes Iq

Sedang Trending 2 hari yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 17 Apr 2026 06:00 WIB

Daya ingat anak dipengaruhi gizi harian. Ini 4 nutrisi krusial nan perlu diperhatikan orang tua. Ilustrasi. Nutrisi juga krusial untuk daya ingat anak. (iStockphoto/metamorworks)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Anak nan susah konsentrasi di kelas, lambat menangkap pelajaran, alias sering lupa petunjuk kerap dianggap sekadar masalah kebiasaan belajar. Padahal, di kembali itu bisa saja ada aspek nan lebih mendasar, ialah asupan gizi nan belum terpenuhi dengan baik.

Studi dari Indonesia Health Development Center (IHDC) menyoroti bahwa stunting, anemia, serta rendahnya asupan protein dan kalori berangkaian dengan keahlian working memory anak usia sekolah.

Melansir laman Universitas Gadjah Mada, working memory adalah sistem kognitif di otak nan berfaedah menyimpan sekaligus mengolah info dalam waktu singkat. Sederhananya, kegunaan ini bisa diibaratkan seperti "papan tulis" di dalam pikiran alias RAM pada komputer nan memproses info secara cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Working memory itu adalah parameter krusial untuk prestasi akademik. Jadi, salah satu modal utama anak untuk punya prestasi akademik bagus, IQ nan baik, dan kegunaan kognitif optimal adalah mempunyai working memory score nan baik," ujar master sekaligus peneliti IHDC, Ray Wagiu Basrowi, di Jakarta, Rabu (15/4).

Menurut studi IHDC, nyaris 20 persen anak mengalami defisit working memory. Anak dengan anemia defisiensi besi mempunyai akibat dua kali lipat mengalami gangguan working memory, sementara anak nan stunting berisiko tiga kali lebih besar. Jika keduanya terjadi bersamaan, dampaknya tentu semakin berat.

Temuan ini menunjukkan bahwa daya tangkap anak tidak hanya dipengaruhi langkah belajar, tetapi juga kualitas asupan gizi harian. Lalu, nutrisi apa saja nan krusial untuk mendukung keahlian tersebut?

1. Protein

Protein menjadi salah satu unsur gizi nan paling disorot lantaran berkedudukan besar dalam pertumbuhan, termasuk perkembangan otak.

Dalam studi tersebut, nyaris separuh anak nan mengalami anemia juga mempunyai asupan protein nan rendah. Hal ini menunjukkan bahwa masalah gizi saling berangkaian dan tidak berdiri sendiri.

Dokter ahli gizi, Luciana Sutanto, menegaskan bahwa nutrisi dan jasa kesehatan sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak, sistem imun, dan pertumbuhan anak. Kekurangan protein tidak hanya berakibat pada fisik, tetapi juga kegunaan kognitif.

Protein merupakan bahan baku pembentukan sel, termasuk sel-sel otak. Karena itu, anak usia sekolah perlu mendapatkan asupan protein nan cukup dari makanan seperti telur, ikan, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

2. Kalori

Selain protein, anak juga memerlukan asupan kalori nan cukup untuk menunjang beragam kegunaan tubuh, termasuk aktivitas belajar.

Kalori sering hanya dikaitkan dengan daya fisik, padahal otak juga memerlukan daya besar untuk bekerja. Jika asupan kalori kurang, tubuh bakal menggunakan protein sebagai sumber energi.

Akibatnya, protein nan semestinya digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak justru terpakai untuk kebutuhan dasar tubuh.

Luciana mengingatkan bahwa gizi seimbang bukan sekadar membikin anak kenyang, tetapi memastikan kecukupan unsur gizi. Dalam satu porsi makan, anak tetap memerlukan karbohidrat, protein, sayur, dan buah.

3. Zat Besi

Zat besi menjadi salah satu nutrisi kunci lantaran kekurangannya dapat menyebabkan anemia nan berakibat pada kegunaan kognitif.

"Anemia defisiensi besi tetap menjadi masalah klasik di Indonesia. Jika prevalensinya tinggi, maka kesempatan anak dengan working memory rendah dan keahlian kognitif nan kurang optimal juga meningkat," kata Ray.

[Gambas:Video CNN]

Dari sisi klinis, kekurangan unsur besi tidak hanya menyebabkan pucat alias lemas, tetapi juga dapat memicu penurunan kognisi, gangguan perkembangan motorik, keterlambatan bicara, hingga menurunnya daya tahan tubuh.

Sumber unsur besi bisa berasal dari pangan hewani seperti telur, ikan, dan ayam (zat besi heme), serta pangan nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan (zat besi non-heme).

4. Vitamin C

Vitamin C berkedudukan krusial dalam membantu penyerapan unsur besi di dalam tubuh.

Agar penyerapan unsur besi lebih optimal, anak dianjurkan mengonsumsi sumber vitamin C berbarengan dengan makanan kaya unsur besi. Ini bisa dilakukan dengan menambahkan buah alias sayur dalam menu makan harian.

Luciana juga menekankan pentingnya ragam makanan. "Mengonsumsi makanan nan bervariasi sesuai rekomendasi gizi seimbang sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak," ujarnya.

Mengapa Working Memory penting?

IHDC menilai working memory perlu mendapat perhatian serius, sama halnya dengan tes IQ alias keahlian konsentrasi anak di sekolah.

Ray menjelaskan, keahlian ini dapat terlihat dari langkah anak memahami penjelasan guru, menjawab pertanyaan, hingga berinteraksi aktif saat belajar.

"Ketika di kelas, anak bisa menyampaikan pertanyaan nan baik dan menjawab langsung pertanyaan dari guru, itu salah satu parameter working memory," ujarnya.

Karena itu, jika anak tampak susah fokus, mudah lupa, alias lambat memahami instruksi, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru menganggapnya malas alias terdistraksi gawai. Bisa jadi ada aspek gizi nan turut berperan.

Daya tangkap anak tidak cukup dibangun hanya melalui stimulasi belajar, les tambahan, alias tes IQ sejak dini. Fondasinya tetap pada kesehatan dan kecukupan gizi.

Meski perhatian terhadap gizi idealnya dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan, perbaikan asupan pada usia sekolah tetap krusial agar kegunaan otak dan proses belajar anak dapat berkembang secara optimal.

(anm/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru