CNN Indonesia
Rabu, 15 Apr 2026 06:45 WIB
Ilustrasi. Tanpa penyimpanan nan tepat, buah dan sayur bakal lebih sigap layu apalagi membusuk. Begini tips simpan buah dan sayuran pangkas agar tetap segar. (Barn Images)
Jakarta, CNN Indonesia --
Menyimpan buah dan sayuran dalam kondisi sudah dipotong bakal memudahkan ketika mau dikonsumsi. Namun, tanpa penanganan nan tepat, makanan segar ini bakal lebih sigap layu, berubah warna, apalagi membusuk.
Padahal, dengan beberapa langkah sederhana, buah dan sayuran pangkas tetap bisa disimpan lebih lama tanpa kehilangan kualitas dari buah dan sayuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Metode ini tidak hanya membantu mengurangi limbah makanan, tetapi juga memudahkan proses memasak dan menyiapkan bekal sehari-hari.
Mengutip dari beragam sumber, berikut sejumlah langkah nan bisa dilakukan agar buah dan sayuran pangkas lebih tahan lama.
1. Rendam dalam air untuk menjaga kesegaran
Menyimpan potongan sayuran dalam air mungkin terdengar tidak biasa, tetapi langkah ini efektif untuk jenis sayuran nan cukup keras seperti wortel, seledri, dan kentang. Air membantu menjaga tekstur tetap renyah sekaligus mencegah sayuran sigap mengering.
Gunakan air dingin dan pastikan untuk menggantinya setiap beberapa hari agar tetap bersih. Metode ini juga bisa digunakan untuk menjaga potongan apel agar tidak sigap berubah warna.
2. Beri perasan lemon untuk mencegah oksidasi
Buah seperti apel, pir, alias alpukat mudah mengalami oksidasi nan menyebabkan warna menjadi kecokelatan. Untuk mengatasinya, tambahkan sedikit air perasan lemon alias jeruk nipis pada potongan buah sebelum disimpan.
Melansir dari The Kitchn, kandungan masam sitrat dalam lemon membantu memperlambat proses oksidasi sekaligus mempertahankan tampilan segar buah.
3. Lapisi dengan tisu dapur dalam wadah tertutup
Kondisi lembap menjadi penyebab utama buah dan sayuran sigap busuk. Oleh lantaran itu, gunakan tisu dapur di dalam wadah rapat udara sebagai penyerap kelembaban.
Cara ini efektif untuk menyimpan sayuran hijau, paprika, hingga buah seperti stroberi. Tisu bakal menyerap air berlebih, sementara wadah tertutup mencegah paparan udara nan mempercepat pembusukan.
4. Bekukan untuk penyimpanan lebih lama
Jika tidak bakal langsung dimakan alias digunakan, membekukan buah dan sayuran bisa menjadi solusi praktis. Metode ini cocok untuk buah beri, jagung, kacang polong, wortel, hingga paprika.
Selain memperpanjang masa simpan, buah dan sayuran kaku juga tetap bisa digunakan untuk beragam keperluan seperti smoothie, sup, alias bekal makan siang.
5. Jangan kombinasi buah dan sayuran
Menukil dari laman Misfits Market, beberapa buah seperti apel dan alpukat melepaskan gas etilen nan mempercepat pematangan dan pembusukan pada sayuran sekitarnya.
Sebaiknya, simpan buah dan sayuran dalam wadah terpisah untuk memperpanjang masa kesegaran buah dan sayuran.
6. Masak sebelum rusak
Saat buah alias sayuran mulai terlihat kurang segar, bukan berfaedah kudu langsung dibuang. Mengolahnya dengan langkah dimasak bisa menjadi solusi untuk memperpanjang masa konsumsi.
Sayuran seperti paprika dapat dipanggang dan digunakan kembali dalam beragam menu, sementara buah seperti apel alias beri bisa diolah menjadi saus untuk campuran yogurt alias minuman.
Menjaga buah dan sayuran tetap segar setelah dipotong memang memerlukan perhatian ekstra. Namun, dengan teknik penyimpanan nan tepat, bahan makanan ini tetap bisa dinikmati lebih lama.
(nga/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·