Jakarta, CNN Indonesia --
Delapan personil Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri) diperiksa mengenai kasus dugaan kematian Bripda Natanael Simanungkalit di Asrama Polda Kepri pada Senin (13/4).
Kapolda Kepri Irjen Asep Safruddin menyebut pemeriksaan dilakukan oleh Propam untuk mendalami dugaan kematian akibat penganiayaan oleh seniornya.
"Dugaan sementara seperti itu (dianiaya senior) dari hasil pemeriksaan terhadap terduga dan beberapa orang saksi lainnya," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan dari total 8 orang nan diperiksa, salah satunya diduga pelaku penganiaya terhadap korban hingga tewas.
"Propam telah mengamankan 8 orang personil Samapta Polda, 1 orang diduga sebagai pelaku. nan lainnya tetap dalam proses pendalaman," tuturnya.
Lebih lanjut, Asep mengatakan saat ini proses autopsi tetap berjalan di Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban.
Di sisi lain, dia menegaskan proses pendalaman dan penyelidikan tetap dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Penanganan bakal kita secara tegas sesuai prosedur baik kode etik maupun pidana umum," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang personil Samapta Polda Kepri dilaporkan tewas di Rumah Susun Asrama Polda Kepri, Senin (13/4). Korban merupakan Bripda Natanael Simanungkalit nan baru berdinas sejak akhir tahun 2025.
(tfq/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·